Pasang Iklan Berbayar Disini

Pasang Iklan Berbayar Disini

Kasus Ribut Satu Keluarga Berujung Maut, Polres OKU Belum Simpulkan Status Tersangka, Ini Alasannya


Baturajaradio.com
- Warga Desa Batu Putih, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kamis (27/7) pagi sekitar pukul 07.00 WIB mendadak gempar. 

Pasalnya, terjadi keributan yang melibatkan satu keluarga. Yakni mertua, anak dan menantu. Ketika warga berdatangan, ketiganya sudah terkapar bersimbah darah

Bahkan, Elyan Farizon (46) ditemukan meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Setelah mengalami tujuh luka tusuk di sekujur tubuhnya. Serta luka di bagian wajah  dengan sebilah parang masih menempel di wajahnya.

Kemudian, istri Elyan, Tri Agustin (32) dan mertuanya Elmiyadi (64) ditemukan terkapar bersimbah darah dengan kondisi kritis dengan mengalami masing-masing 13 luka tusukan di tubuhnya.

Melihat kondisi tersebut, Tri Agustin dan Elmiyadi dibawa ke RSUD dr Ibnu Sutowo Baturaja untuk mendapat penanganan medis. Sedangkan jasad Elyan dibawa ke kamar mayat RSUD dr Ibnu Sutowo Baturaja.

Belum tahu pasti penyebab peristiwa berdarah tersebut.  Namun, menurut informasi, tragedi berdarah tersebut berawal dari keributan rumah tangga antara pasangan suami istri Elyan Farizon dan Tri Agustin. 

Data yang berhasil dihimpun, rumah tangga Elyan Farizon dan Tri Agustin dikabarkan diujung perceraian. Diinfokan beberapa waktu terakhir juga sering terjadi cekcok antara keduanya.

Bahkan, keduanya dikabarkan sudah pisah ranjang sejak seminggu terakhir. Elyan tinggal di Kecamatan Simpang, Kabupaten OKU Selatan.

Puncaknya saat rumah tangga bermasalah Tri Agustin dikabarkan pergi keluar kota. Pulangnya Tri Agustin diduga sudah membawa pria idaman lain berinisial Sar (30). Tri dikabarkan telah menikah siri dengan Sar.

Kabar kepulangan Tri bersama Sar didengar Elyan. Karena Sar juga informasinya masih temannya.

Kamis pagi (27/7) sekitar jam 06.30 WIB Elyan mendatangi rumah mertuanya tempat tinggal istrinya. Di dalam rumah itu terjadi keributan antara pasutri tersebut. Hingga berujung Elyan diduga menikam Tri Agustin. 

Melihat anaknya dianiaya Elyan, Ermiyadi (64) bapak Tri Agustin berusaha melerai. Tapi dia malah kena tikam. Hingga Ermiyadi mengambil parang dan Elyan saling serang dengan menggunakan sajam.

Sementara, Kapolres OKU, AKBP Arif Harsono menyatakan  pihaknya telah meminta keterangan saksi yakni Sarkowi (35) saat kejadian sempat lari dari TKP. 

"Tanpa diduga, Elyan Farizon datang dan masuk ke rumah langsung mencari Tri Agustin yang masih berstatus istri sah Elyan," ungkap AKBP Arif Harsono.

Ketika bertemu, Tri Agustin langsung di dorong oleh Elyan. Namun dilerai oleh Armiadi dan Sarkowi. Kemudian Tri Agustin menyuruh Sarkowi untuk pergi lantaran takut terjadi kekerasan.

“Untuk saat ini belum ada kesimpulan siapa tersangka. Kasus ini sedang didalami oleh petugas yang bekerja di lapangan, karna saat ini masih ada saksi yang masih dirawat insentif,” imbuh AKBP Arif Harsono.

Pada kejadian tersebut, polisi mengamankan setidaknya tiga buah senjata tajam, satu buah kayu berbentuk silinder, serta satu unit ponsel. (bis/r15)

( https://okes.disway.id/read/642238/kasus-ribut-satu-keluarga-berujung-maut-polres-oku-belum-simpulkan-status-tersangka-ini-alasannya/15 )

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.