Sekolah di OKU Larang Anak Didiknya Main Lato-lato, Penyebabnya Bikin Melongo


Baturajaradio.com
- Mainan lato-lato akhirnya dilarang dibawa ke sekolah. Permainan itu dilarang dibawa masuk ke sekolah sejak awal pekan, 9 Januari 2023. 

Sekolah yang mengeluarkan larangan itu, adalah SD N 11 OKU. 
"Khusus di sekolah ini, anak-anak kami larang membawa lato-lato, apalagi memainkannya di lingkungan sekolah, "  Ujar Kepala SD N 11 OKU Hj Maryani M Pd.
 
Lato-lato, selain membuat kebisingan dan mengganggu konsentrasi belajar, mainan tersebut juga belum memiliki manfaat di dunia pendidikan. 

"Mainan lato-lato sangat berisik, sehingga dapat mengganggu kelas yang lagi belajar, " imbuhnya. 

Larangan tersebut, kata dia, sudah disampaikan kepada peserta didik di sekolah tersebut pada saat upacara bendera di hari Senin. 

"Ke anak-anak sudah disampaikan, tapi sosialisasi ke orangtua belum, " jelasnya.

Pihak sekolah, sambung dia, tidak segan-segan menyita mainan anak ini. Jika masih kedapatan membawanya ke dalam sekolah. 

"Alhamdulillah, sejak Selasa 10 Januari, anak-anak tidak ada yang bawa lato-lato ke sekolah. Karena resikonya, lato-lato akan disita sekolah, " tandasnya. 

Lato-lato adalah mainan lawas yang kini kembali nge-hits. Mainan itu terbuat dari dua bola plastik padat. Cara bermainnya cukup menggerakkan tangan ke atas dan kebawah. 

Tujuannya, agar dua bola plastik tersebut beradu dan mengeluarkan  suara. 

Pada era 90 an, lato-lato memiliki tuas panjang sebagai pegangan. Cara memainkannya juga sama. Namun yang membedakan lato-lato kekinian ini, yakni tuas yang diganti tali pengikat bola lato-lato dan diselipkan di jari tangan. 

(https://okes.disway.id/read/639292/sekolah-di-oku-larang-anak-didiknya-main-lato-lato-penyebabnya-bikin-melongo/15)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.