Mandi di Sungai Sipin, Bocah 11 Tahun di OKU Selatan Ditemukan Tak Bernyawa


Baturajaradio.Com - Seorang bocah Alpin (11) warga Desa Sipin Kecamatan Buay Pemaca, OKU Selatan yang dilaporkan tenggelam di Sungai Sipin, pukul 15.30 WIB, sore kemaren berhasil ditemukan Minggu (22/1/2022) dengan kondisi sudah tak nyawa.

"Ya, korban berhasil ditemukan sudah meninggal dunia," ujar Zeppy Hasmiyani, Kasi Bencana Alam Dinsos OKU Selatan.

Diungkapkan Zeppy yang terjun langsung membantu melakukan pencarian ke lokasi, jika tenggelamnya bocah malang ini sempat terlihat oleh warga yang sedang mencuci pakaian, hanya saja korban keburu sudah menghilang.

"Dia (korban) mandi memang bersama temannya. Bahkan sempat dilihat warga yang sedang mencuci pakaian yang melakukan pertolongan terjun ke sungai namun tidak ditemukan,"terangnya.

Alhasil, setelah dilaporkan kepada warga dan aparat Desa serta Tim Sar dari Dinas Sosial (Dinsos) OKU Selatan turun ke lokasi melakukan penyisiran di Sungai Sipin jenazah korban berhasil ditemukan pukul 10.30 WIB, siang.


Terpisah perihal peristiwa bocah yang hanyut serta intensitas hujan yang tinggi sudah berlangsung sepekan belakangan ini Kepala BPBD OKU Selatan Koni Ramli, menghimbau warga untuk tidak beraktivitas di sungai.


"Dihimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada terutama saat beraktivitas di sungai mengingat akhir-akhir ini curah hujan tinggi mengakibatkan arus sungai deras permukaan air sungai dan danau naik (meluap)," harapnya.


Selain itu, bagi para orang tua dihimbau untuk aktif mengawasi anak-anak untuk tidak pergi ke sungai saat cuaca penghujan akhir-akhir ini.

"Dan juga untuk terus mengingatkan anak- untuk tidak beraktifitas ke sungai atau pun danau," harapnya.

(https://palembang.tribunnews.com/2023/01/22/mandi-di-sungai-sipin-bocah-11-tahun-di-oku-selatan-ditemukan-tak-bernyawa).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.