Harga Sawit Naik Dratis, Harga Karet Jeblok


Baturajaradio.com
- Komiditi perkebunan sawit di Desa Karang Endah Kecamatan Batuaraja Barat bergairah. Pasalnya, harga sawit Tandan Buah Segar (TBS) saat ini naik harga menjadi Rp 2000, dari harga sebelumnya dihargai Rp 1200 perkilogram. 

“Kenaikan harga sawit membuat petani semangat, “ ujar Zulkarnain, warga Desa Karang Endah, kemarin (3/1). 

Meski naik Rp 700 perkilogram, namun kenaikan harga ini dinilai sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan tanaman. 

“Berharap kenaikan harga ini bisa bertahan lama, “ harapnya. 

Diceritakanya, harga TBS pernah jatuh pada harga Rp 800 perkilogram. Harga tersebut membuat petani sawit merugi. “Sekarang lagi masa pemulihan. Karena harga sawit naik, “ sebutnya.
 
Sebenarnya, harga TBS mengalami fluktuasi. Harga sawit sempat menyentuh angka Rp 1.800 perkilogram, namun turun menjadi Rp 1.200 perkilogram. Kemudian naik ke harga sekarang Rp 2.000 perkilogram. 

Sementara nasib komiditi karet tidak seberentung sawit. Karet hanya dihargai Rp 6.500 perkilogram untuk jenis karet mingguan. 

“Sedangkan karet kualitas baik dijual diharga Rp 7000 perkilogram, “ ungkap Dayat warga setempat. 

Melorotnya harga karet, jelas dia, berdampak pada ekonomi. Apalagi harga karet tidak seimbang dengan harga BBM yang terus naik. 

"Rasanya berat bagi kami petani karet hanya mengandalkan hasil pertanian Karet. Maka kita harus putar otak agar dapat makan dengan harga kebutuhan yang alami peningkatan harga," tutupnya. 

(https://okes.disway.id/read/639165/harga-sawit-naik-dratis-harga-karet-jeblok/30)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.