Kepala BNNK OKU Timur Ingatkan Pecandu Narkoba 'Lebih Baik Direhabilitasi Daripada Ditangkap




baturajaradio.com 
- Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) OKU Timur AKBP Efri Tambunan mengimbau pecandu narkoba agar segera mengikuti rehabilitasi.
Menurutnya, lebih baik para pengguna mendaftarkan diri dan direhabilitasi, daripada ditangkap.

Hal itu ditegaskan AKBP Efri saat giat sosialisasi program Pasien Rehabilitasi Sehat Sembuh (Pasti SS) dan Desa Bersih Narkoba (Bersinar) di Desa Tulung Harapan, Kecamatan Semendawai Timur, OKU Timur, 

"Diharapkan masyarakat pengguna narkoba secara sadar melapor sebelum ditangkap, sebagai wujud kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba dan hukum," ujarnya.

Ia mengumpamakan, proses rehabilitasi bagi para pengguna atau pecandu narkoba sama seperti berobat. "Diharapkan program ini bisa dimanfaatkan masyarakat sebagai berobat gratis," katanya.

Kepala Desa Tulung Harapan, Kecamatan Semendawai Timur Firman mengatakan, pihaknya siap menjadikan Desa Tulung Harapan bersih dari peredaran narkoba dan selalu bersinergi dengan BNNK OKU Timur.

"Sejauh ini Desa Tulung Harapan sudah tidak ada lagi yang mengunakan narkoba, sejak bupati melarang orgen di malam hari di OKU Timur," katanya.

Kades berharap, program dari BNN terus dilakukan dan tidak hanya satu desa dalam kecamatan. Tapi minimal 3 atau 4 desa yang ditunjuk jadi desa bersinar.

"Terutama desa-desa yang berbatasan dengan Kabupaten lain. Seperti Desa Tulung Harapan yang berbatasan dengan kabupaten OKI," ujarnya.





(https://palembang.tribunnews.com/2022/09/06/kepala-bnnk-oku-timur-ingatkan-pecandu-narkoba-lebih-baik-direhabilitasi-daripada-ditangkap.)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.