Kabupaten OKU Optimis Dukung Target 1 Juta Ton Jagung per Tahun

Plh Bupati OKU Teddy Meilwansyah didampingi Danpuslatpur Kodiklat TNI AD Brigjen TNI Suparlanbaturajaradio.com - Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) siap dukung  target 1 juta ton jagung per tahun untuk mendukung program Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mandiri pangan.

Sebab dari Desa Wayheling Kecamatan Lengkiti, petani plasma sedang menanam jagung di lahan 160 hektar.


Hasil panen perdana demplot  (percontohan) setelah dihitung ubinan maka hasil yang didapat produksi jagung 8 ton per hektar (jagung pipil kering). 


Selain membina petani plasma, PT Mitra Tanam Sejahtra (MTS) juga sedang membuka lahan inti seluas 2000 Ha yang sudah teken kontrak dengan TNI AD melalui Kodiklat  TNI AD. 

Kebun jagung ribuan hektar ini memanfaatkan lahan tidak berfungsi di wilayah jajaran Puslatpur seluas 2000 ha.


Untuk menanam jagung dari target 2000 hektar ini sudah mulai digarap 400 hektar.


Plh Bupati OKU Teddy Meilwansyah didampingi Danpuslatpur Kodiklat TNI AD Brigjen TNI Suparlan Purwo Utomo SIP MSi, Dandim 0403 /OKU Letkol Inf Ferizal R SIP, Kajari OKU Asnath Anita Idatua Hutagalung SH MH, Ketua DPRD OKU H Marjito Bachri ST, dan konsultan PT Mitra  Tanam Sejahtra Nurul Hayat Latif, mengece timbangan digital.

Menurut Danpuslatpur Kodiklat TNI AD Brigjen TNI Suparlan Purwo Utomo SIP MSi, tujuannya untuk menciptakan lapangan kerja dan mensukseskan program pemerintah Sumatera Selatan dan merubah mindset (pola pikir) dari  konsumen menjadi produsen.


Sementara itu, Plh Bupati OKU H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd bersama Forkopimda  Kabupaten OKU panen perdana demplot  jagung petani plasma PT Mitra Tanam Sejahtra di Desa Wayheling Kecamaran Lengkiti Kabupaten Ogan Komering Ulu Provinsi Sumatera Selatan, Senin (16/5/2022).


Panen bersama ini langsung diikuti  Danpuslatpur Kodiklat  TNI AD Brigjen TNI Suparlan Purwo Utomo SIP MSi, Dandim 0403 /OKU Letkol Inf Ferizal R SIP, Kajari OKU Asnath Anita Idatua Hutagalung SH MH, Ketua DPRD OKU H Marjito Bachri ST, dan konsultan PT Mitra  Tanam Sejahtra Nurul Hayat Latif.





Plh Bupati OKU Teddy Meilwansyah menyambut baik kerjasama ini apalagi Sumsel sudah mencanangkan Program Sumsel  Mandiri Pangan. 


Hasilnya memang luar biasa, produksi jagung bisa meningkat 80 persen dari sebelumnya dengan treatment khusus dari PT MTS.


Tanah dilakukan treatment khusus sehingga PH  tanah yang sudah mati bisa subur kembali. Selama ini di Desa Wayheling produksi jagung di kisaran  4,5 - 6  ton  per Ha saat ini bisa mencapai  8 ton per ha pipil kering.


Dengan hasil yang sangat menggembirakan ini, Plh Bupati OKU optimis Kabupaten OKU akan menjadi penyumbang jagung terbesar untuk Sumsel untuk memenuhi target 1 juta ton  pertahun.

“Kita optimis bahkan tidak menutup kemungkinan  jagung dari Wayheling saja bisa memenuhi target 1 juta ton /tahun,” kata Teddy dengan nada optimis.


Konsultan PT Mitra Tanam  Sejahtra Nurul Hayat Latif yang ditemui di lapangan menjelaskan, pihaknya  menjamin petani jagung akan sejahtera dibawah binaan PT MTS.


Langkah-langkah yang dilakukan dengan membeli hasil produksi jagung dengan harga pasar, menyediakan saprodi (sarana produksi pertanian) dengan sistem petani mengambil saprodi dari PT MTS kemudian baru membayar setelah panen, kemudian di diikutkan kepesertaan jamsostek, kemudian ada asuransi apabila gagal panen.


PT MTA juga memberi edukasi kepada petani mengurangi penggunaan pupuk kimia dengan cara treatment (perlakukan khusus)  . 

“Kalau biasanya lahan seluas ini menggunakan 1 ton pupuk, dengan pola kita hanya menggunakan 300 kg pupuk saja,” terang konsultan PT MTS. Treatment tanah ini memberi kesempatan mikroba mengurai tanah agar menjadi subur. Pola ini lebih menghemat biaya dan hasil tanaman juga lebih sehat karena minim pupuk kimia.


 


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.