Kini Arang Banyak Dijadikan Alternatif Warga Baturaja Pengganti Gas LPG, Banyak Dampak Positifnya


Baturajaradio.com -  Arang sebagai bahan bakar alternatif  kini mulai dilirik warga pasca melambugnya harga gas LPG tabung 12 kg mencapai  Rp 200.000 / tabung.

Peluang ini disambut baik oleh Zamhari (53), penjual arang terbesar di kota Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu Provinsi Sumatera Selatan. 

Menurut Zamhari, bahan bakar arang memiliki multi keuntungan.

Diantarnya adalah sebagai alternatif disaat harga gas mengalami kenaikan.

Banyak pengusaha UMKM seperti rumah makan, pengusaha kue basah dan penjual ikan bakar serta ayam bakar kini menggunakan arang sebagai bahan bakar.

Kalau sebelumnya disaat harga gas belum mengalami kenaikan masih banyak yang memasak kue basah dengan menggunakan gas, namun sekarang mereka sudah beralih ke arang.

Selain dipicu oleh harga gas yang melambung kemudian disusul pula dengan harga minyak goreng yang selangit, menambah banyak warga yang berlaih ke arang sebagai bahan bakar.

Kalau sebelumnya rakyat tergantung dengan menu yang menggunakan minyak goreng seperti ikan goreng, ayam goreng, maka saat ini banyak juga yang beralih dengan lauk pauk yang dibakar seperti ikan bakar dan ayam bakar.

Bahkan beberapa hajatan sudah ada masyarakat yang menyajikan menu ayam bakar atau ikan bakar.

Selain berhemat juga bermanfaat bagi kesehatan dengan menggurangi mengkonsumsi minyak goreng.

Perubahan dari gas ke arang  ini disambut positif oleh pengusaha arang yang membuka usaha di Jalan Dr Sutomo Baturaja ini.

Menurut Zamhari permintaan arang dari UKM kini meningkat. Dalam 1 minggu permintaan arang khusus untuk kuliner Ramdahan dan rumah makan berkisar 100 karung  /minggu.

Zamhari menjual arang Rp 40 ribu/karung dikirim ke pelanggan. Bahkan langgannya sampai ke luar kota seperti Batumarta.

Menurut Zamhari, beberapa warung padang kini sudah memesan arang untuk bahan bakar memasak rendang.

Selain murah makanan yang damasak dengan api dengan bahan bakar arang cita rasa makanan juga lebih gurih.

Apalagi bila memsak kue basah seperti lapis susu, lapis legit, bolu lapis dan engkak warna kue lebih menarik  dan rasanya lebih enak bila kue dipanggang diatas api arang.

Menurut  Zamhari, beberapa warung makan  sekarang sudah banyak yang beralih ke arang khususnya untuk membuat rendang dan makanan yang biasa dibakar seperti ayam bakar.  Ikan bakar, pepes dan lainnya.

Dengan tingginya permintaan arang sebagai bahan bakar memasak, Zamhari mengaku dirinya juga menambah pemasok baru ke warungnya.

Untuk bahan baku arang sebenarnya kayunya didatangkan dari hutan atau dari petani yang baru membuka lahan baru.

Kayu hasil tebangan ini bisa diolah menjadi arang, syaratnya kayunya bisa menghasilkan bara api yang bagus untuk keperluan memasak.

(https://sumsel.tribunnews.com/2022/04/05/kini-arang-banyak-dijadikan-alternatif-warga-baturaja-pengganti-gas-lpg-banyak-dampak-positifnya?page=all)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.