Demi Dapat Solar, Sopir Truk di Baturaja Ini Nekat Tidur di SPBU, Dexlite Sepi Pembeli



Baturajaradio.com -  Antrean solar bersubsidi  menuju SPBU  sudah mengular sejak subuh di Kota Baturaja. 

Padahal BBM, jenis solar kosong karena  masih dalam pengiriman  dari dari Depo Baturaja.

Pantauan di lapangan Kamis (7/4/2022), sejak pagi  antrean kendaraan yang didominasi oleh trukc angkutan sudah memadati bahu jalan di sepanjang jaan menuju SPBU UB Mart.

Selain truck angkutan juga ada mobil-mobil pribadi yang ikut ngantre solar besunsidi dengan harga Rp 5.150/liter.

Antrean mengular ini sudah menjadi pemandangan umum setiap hari.

Sebaliknya solar Dexlite Rp 13.250/liter dan termahal Pertaminadex Rp 14.000/liter sepi pembeli.

Seperti yang tampak di salah satu SPBU di Jalan Lintas Sumatera pengantre suah antre sejak subuh.

Meskipun BBM masih dalam pengiriman, sejumlah pengantre terlihat tetap sabar untuk mendapatkan bahan solar  bersubsidi seharga Rp 5.150/liter.

Para sopir mengaku tidak tahu apa penyebab kelangkaan solar bersusidi ini, namun mengantre cukup panjang ini dirasakans sangat melelahkan dan menyita waktu.

Bahkan terkadang harus bermalam di dekat SPBU demi mendapatkan antrean bagian depan.

Seperti dituturkan salah salah seorang sopir truck yang  minta dirahasiakan namanya.

"Aku sudah dari tengah malam nganter masih dak dapat anteran didepan” kata sopir truck yang ikut ngantre di SPBU di Jalan Lintas Sumatera tersebut.

(https://palembang.tribunnews.com/2022/04/07/demi-dapat-solar-sopir-truk-di-baturaja-ini-nekat-tidur-di-spbu-dexlite-sepi-pembeli?page=all)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.