Kronologi Petani di Muratara Tewas Disambar Petir saat Berteduh di Pondok Kecil, Temannya Muntah


Baturajaradio.com - Seorang petani padi di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) meninggal dunia karena disambar petir.

Kejadian tersebut di kawasan persawahan di Dusun 3 Desa Bingin Rupit, Kecamatan Rupit, Muratara, Selasa (1/2/2022) sore kemarin.

Korban adalah pria bernama Sumantri (40), warga Dusun 3 (Pekate) Desa Maur Baru, Kecamatan Rupit, Muratara.

pantauan di rumah duka, Rabu (2/2/2022), warga setempat berdatangan untuk melayat.
Informasi dihimpun, korban yang sehari-hari bekerja sebagai petani padi ini hendak pulang.
Karena kondisi sedang hujan, korban bersama petani lainnya berteduh di sebuah pondok kecil di tepi sawah.

Nahas, saat korban berteduh menunggu hujan reda tersebut, tiba-tiba petir menyambar.

"Kejadiannya sore kemarin, beliau ini mau pulang, karena hujan jadi nunggu dulu di pondok kecil," kata Kepala Desa Bingin Rupit, Henki Basyip dibincangi di rumah duka.

Mereka adalah korban Sumantri bersama dua petani lainnya yakni Anita dan Aman.

Mereka sempat dibawa ke RSUD Rupit untuk mendapat penanganan medis.

"Anita sehat tapi dia masih trauma. Kalau Aman sempat muntah-muntah, sudah pulang semalam (dari rumah sakit). Nah almarhum (Sumantri) tidak tertolongkan (meninggal)," kata Henki.

Henki yang ikut mengurus jenazah Sumantri mengungkapkan ada luka bakar bekas sambaran petir di dada dan paha kiri korban.

"Di dadanya ada bentuk bulatan hitam, di pahanya juga ada semacam luka bakar," ungkapnya.

(https://sumsel.tribunnews.com/2022/02/02/kronologi-petani-di-muratara-tewas-disambar-petir-saat-berteduh-di-pondok-kecil-temannya-muntah)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.