Update Covid-19 24 Januari 2022 : Ada Tambahan 2.927 Kasus Baru di Indonesia

baturajaradio.com Pandemi Covid-19 masih terus terjadi di Indonesia. Sejumlah upaya terus dilakukan untuk menekan hal ini`Yang terbaru, berikut update kasus positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia yang tercatat pada Senin (24/1/2022).

Hari ini, terdapat penambahan kasus virus corona sebanyak 2.927 kasus.Penambahan kasus baru itu menjadikan total kasus Covid-19 di Indonesia kini menjadi 4.289.305 kasus.

Data tersebut berdasarkan data Satgas Covid-19 yang diterima Tribunnews.com pada Senin pukul 19.35 WIB. Kabar baiknya, sebanyak 944 pasien Covid-19 dinyatakan sembuh. Jumlah pasien sembuh diketahui bertambah menjadi 4.124.211 pasien.


Sementara itu, pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 bertambah sebanyak 7 pasien. Sehingga, total pasien yang meninggal dunia karena Covid-19 menjadi 144.227 pasien. Penambahan kasus tersebut tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Kasus Harian Covid-19 Meningkat dalam Seminggu Terakhir

Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan kasus harian Covid-19 mengalami peningkatan dalam seminggu terakhir.

Kasus di Jawa-Bali mendominasi peningkatan kasus harian tersebut."Kenaikan di Jawa Bali kami identifikasi masih bersumber dari peningkatan pada wilayah aglomerasi Jabodetabek," kata Luhut dalam konferensi pers virtual yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Senin, (24/1/2022).

Selain itu, kata Luhut kasus transmisi lokal kini sudah mendominasi dibandingkan beberapa waktu lalu. Pasalnya, kasus Covid-19 yang disebabkan oleh Pelaku Perjalanan Luar Negeri sudah berada dibawah 10 persen dari total kasus nasional.

"Dari sini dapat disimpulkan bahwa transmisi lokal yang terjadi di Indonesia sudah lebih mendominasi dibanding waktu sebelumnya," katanya. Pemerintah kata Luhut, terus mewaspadai tren positivity rate. Meskipun secara keseluruhan, PCR dan antigen, positivity rate masih di bawah standar WHO 5 persen, tetapi positivity rate PCR terus meningkat dan sudah mencapai hampir 9 persen.

"Dengan berbagai perkembangan tersebut, kami menghimbau masyarakat juga untuk lebih waspada. Protokol kesehatan jangan ditinggalkan, selalu kenakan masker, kurangi aktivitas di luar rumah yang tidak perlu, dan selalu gunakan PeduliLindungi ketika beraktivitas di tempat umum," pungkasnya.








Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.