Jelang Lebaran, Hargai Cabai di Pasar Tradisional OKU Timur Meroket

Jelang Lebaran, Hargai Cabai di Pasar Tradisional OKU Timur Meroketbaturajaradio.com - Beberapa hari menjelang Lebaran Idul Fitri 1442, harga cabai rawit dan cabai merah mengalami kenaikan  di Kabupaten OKU Timur.

Hal tersebut sudah diprediksi oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian OKU Timur,bahkan kenaikanya mencapai 60 persen.


Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten OKU Timur, Amin Zein mengatakan, pihaknya telah melakukan monitoring harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di Pasar yang berada di OKU Timur, dan terpantau sejumlah komoditi mengalami kenaikan harga.

"Dari pantauan kita, ada tiga komoditi yang mengalami kenaikan yaitu daging ayam broiler, cabai merah biasa dan cabai rawit, sedangkan komoditi lainnya juga mengalami kenaikan tapi tidak terlalu tinggi," terangnya, Senin (10/05/2021).


Untuk komoditi yang mengalami kenaikan harga berupa daging ayam broiler yang sebelumnya di kisaran Rp 35 ribu per kilogram menjadi Rp 36 ribu per kilogram atau mengalami kenaikan sekitar 2,86 persen.


Komoditi cabai merah biasa dari sebelumnya Rp 25 ribu per kilogram menjadi Rp 40 ribu per kilogram atau naik sebesar 60 persen.


Komoditi cabai rawit dari Rp 25 ribu per kilogram menjadi Rp 40 ribu per kilogram atau naik sekitar 60 persen.


Leni (37) pedagang di Pasar Tradisional Martapura menyebutkan, komoditi cabai merah biasa dan cabai rawit mulai terasa mengalami kenaikan saat mendekati lebaran Idul Fitri.

"Saat ini harga cabai merah biasa Rp 40 ribu per kilogram dan cabai rawit Rp 40 ribu per kilogram," tegasnya. 


(https://sumsel.tribunnews.com/2021/05/10/jelang-lebaran-hargai-cabai-di-pasar-tradisional-oku-timur-meroket)





Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.