Bahaya, Daging Ikan Giling Mengandung Boraks Beredar di Baturaja

Bahaya, Daging Ikan Giling Mengandung Boraks Beredar di Baturaja

baturajaradio.com - Balai Besar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Palembang menemukan daging ikan giling mengandung boraks di pasar tradisional di Baturaja, Kabupaten OKU Sumsel. Warga diminta waspada bahkan sementara waktu tidak membeli daging ikan giling.

Kepala BPOM Palembang Martin Suhendri mengimbau masyarakat tidak membeli dulu daging ikan giling yang dijual pedagang di pasar-pasar tradisional di kota Baturaja. Pasalnya, ditemukan indikasi kuat daging ikan giling yang dijual pedagang mengandung zat berbahaya. 

“Dari hasil uji laboratorium langsung di lapangan dapat kita lihat daging ikan giling yang kita ambil sampelnya dari pedagang perubahan warnanya sangat cepat dan pekat. Ini terindikasi mengandung boraks. Tapi untuk lebih memastikannya lagi akan kami periksa di laboratoruium BPOM Palembang,” ujarnya dalam razia, Selasa (20/4/2021).

Razia tersebut dilakukan Pemkab OKU bersama BPOM Palembang dan Polres OKU dipimpin langsung Plh Bupati OKU Edward Chandra didampingi. Petugas menyisir pedagang makanan di Pasar Baru dan mengambil puluhan sample makanan dari pedagang. 

"Daging ikan giling yang dilarutkan dalam cairan kimia tersebut langsung berubah warnah ungu pekat. Menandakan banyaknya campuran zat kimia berupa boraks dalam ikan giling itu. Untuk diketahui, boraks merupakan zat kimia yang bisa dipakai untuk campuran membuat deterjen," katanya.

"Kami imbau masyarakat OKU tidak membeli dulu daging ikan giling di pasar-pasar. Ini untuk kebaikan kita semua dan untuk menjaga kesehatan kita," katanya lagi.

Sementara para pedagang mengaku mereka hanya menjual daging ikan giling. Agus, salah satu pedagang daging ikan giling di Pasar Baru mengatakan, daging ikan giling yang dijualnya merupakan daging ikan laut.

“Kami sudah jual dalam kondisi digiling Pak. Ambilnya di Pasar Pucuk (Pasar Atas) dan asalnya dari Jawa. Ada juga yang ambil sama warga keturunan di Baturaja inilah,” kata Agus saat ditanyai Kasat Reskrim Polres OKU AKP Priyatno.

Sementara itu, Plh Bupati OKU mengatakan razia atau inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan pihaknya ke pasar-pasar dan minimarket dalam rangka memberikan rasa aman bagi warga dalam hal memperolah bahan makanan.

Sumber Artikel:: https://sumsel.inews.id/berita/bahaya-daging-ikan-giling-mengandung-boraks-beredar-di-baturaja/3

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.