Harga Naik Rp 7 Ribu Per Kilo, Petani Duku di OKU Selatan Sumringah, Sekali Panen Raup Rp 40 Juta

Harga Naik Rp 7 Ribu Per Kilo, Petani Duku di OKU Selatan Sumringah, Sekali Panen Raup Rp 40 Jutabaturajaradio.com- Memasuki puncak musim panen, petani buah Duku di Desa Ruos Kecamatan Buay Rawan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Sumringah, sebab harga duku tinggi saat panen tiba.

Untuk sekali panen saja, petani duku bisa hasilkan Rp 40 juta.

Hal itu dikarenakan buah duku di wilayah luar Kota yang mulai habis karena telah akhir musim panen, sehingga harga duku di OKU Selatan merangkak naik yang semula perkilonya Rp 4-5 ribu menjadi Rp 7 ribu hingga Rp.7.500.


Harga yang melonjak membuat para petani bergegas memanen duku hingga menyewa tukang panjat agar segera dapat dijual kepada tauke dan pengepul setempat.


"Harganya sekarang naik Rp 7 ribu perkilo, akan tetapi kita membayar orang untuk memanjat Rp 1 ribu perkilonya,"ujar seorang petani duku Ali Imron, Minggu (7/3/2021).


Menurutnya petani yang memiliki lahan satu hektar dan 15 batang tanaman pohon duku ini, dikebun miliknya tersebut dalam sebatang pohon dapat menghasilkan buah minimal mencapai 2 - 5 kwintal.


Terpisah, harga yang merangkak naik dibenarkan oleh seorang tauke A.

Syafe'i, ia mengatakan buah tersebut naik karena pasokan dari luar daerah telah habis musim panen namu di OKU Selatan sedang puncak musim panen.


"Karena didaerah lain sudah habis, saat ini harganya cukup mahal Rp 7 ribu perkilo, Duku ini untuk dikirim ke wilayah Pulau Jawa seperti Surabaya dan Kramat Jati,"terangnya.



(https://palembang.tribunnews.com/2021/03/07/harga-naik-rp-7-ribu-per-kilo-petani-duku-di-oku-selatan-sumringah-sekali-panen-raup-rp-40-juta)





Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.