Sempat Kabur, Ternyata Penabrak 2 Bocah Hingga Tewas di OKU Selatan Tauke Kopi dan Anaknya

Sempat Kabur, Ternyata Penabrak 2 Bocah Hingga Tewas di OKU Selatan Tauke Kopi dan Anaknyabaturajaradio.com-Dua bocah di OKU Selatan, Sumatra Selatan (Sumsel) tewas menjadi korban tabrak lari di Senin (4/1/2021) pukul 10. 00 WIB. 

Identitas dua bocah yang mengalami kecelakaan di jalan Raya Desa Gedung Baru Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BPRRT) OKU Selatan itu Hola (4 tahun) dan Natasya (4 tahun). 

Foto kendaraan nomor Polisi (Nopol) BE 9520 UG milik pelaku tabrak lari sempat beredar di media sosial facebook.

Akhirnya penabrak dua bocah itu dapat diamankan Petugas Lakalantas Polres OKU Selatan.

Polisi mengamankan Safik (65 tahun) dan anaknya Ahsan (37 tahun) bersama satu unit kendaraan pick up jenis jenis Colt T 120 SS.

Kedua pelaku diamankan di kediamanya di Desa Serumpun Jaya tanpa perlawan.

Terduga pelaku tabrak lari yang menyebabkan korban yang masih anak-anak warga Desa Gedung Baru, OKU Selatan.

Dua bocah itu tewas di lokasi kecelakaan karena mengalami luka parah.

Kapolres OKU Selatan AKBP Zulkarnain Harahap SIK melalui Wakapolres Wakapolres Kompol MP Nasution SH, MH membenarkan telah mengamankan dua orang terduga pelaku tabrak lari yang sempat viral dimedia sosial.

"Telah kita amankan dua orang ayah dan anak, namun untuk sementara diantara keduanya siapa pelaku yang mengendarai mobil tersebut masih dalam pendalaman," ujar Kompol Nasution, Rabu (6/1/2021).


Ia mengungkap, polisi tengah melakukan pengembangan setelah diketahui ada gambar CCTV yang merekam aksi pengendara jenis Colt T 120 SS dengan nomor polisi BE 9520 UG memiliki tubuh berbadan besar diduga adalah Safik.


Sementara yang mengaku sebagai pelaku tabrak lari adalah Ahsan anak dari terduga Safik.

Tak hanya itu, berdasarkan keterangan saksi, pihak keluarga korban keberatan bahwa pelaku adalah Ahsan, menurutnya kendaraan sering kali dikendarai oleh Safik ayah dari Ahsan.


Keluarga korban berasumsi Ahsan mengorbankan diri mempertanggungjawabkam perbuatan ayahnya, sehingga masih dalam proses pengembangan.

"Masih dalam pengembangan, mudah-mudahan besok kita ketahui siapa pelaku diantara keduanya," ujar Nasution.


Diketahui, peristiwa terjadi Senin (4/1) sekira pukul 10.00 WIB, saat itu pengendara yang diduga melaju dengan kecepatan tinggi mengendarai mobil jenis Colt T 120 SS dengan nomor polisi BE 9520 UG dari Desa Serumpun Jaya menuju arah Simpang Sender.

Di lokasi, dua orang anak (korban-red) sedang bermain kejar-kejaran sehingga mobil yang dikendarai pelaku tak dapat menghindari Laka Lantas di lokasi dan menewaskan dua orang anak perempuan.


Melihat kejadian tersebut, pelaku Ahsan mengaku khawatir diamuk massa sehingga melarikan diri.

Namun kejahatannya terungkap setelah kendaraan terekam kamera pengintai CCTV milik beberapa warga setempat.

"Takut diamuk masa, makanya setelah kejadian mengamankan diri dengan langsung pulang,"ujar Ahsan, Rabu (6/1).


Sementara, pihak keluarga yang tak lain paman korban bernama Denok (37) menilai Ahsan sengaja mengorbankan diri untuk ayahnya Safik.

Sehingga pihaknya yang sempat geram pasca kejadian mengingat tak ada itikad baik dari pelaku membuatnya bertambah geram diduga membuat pengakuan palsu.

"Kita serahkan pada hukum yang berlaku, akan tetapi dari gambar CCTV pelaku berbadan besar kenapa yang mengaku anaknya,"ujarnya.


Informasi yang dihimpun, pelaku Safik ayah dari Ahsan memiliki usaha pengepul atau tauke kopi di Desa Serumpun Jaya yang kerap melintas membawa kopi di jalan raya tempat kejadian perkara (TKP).


Pasca kejadian yang menewaskan dua anak-anak, pelaku dan kendaraan diamankan.

Didapati kendaraan telah penyok bagian depan, sementara nomor Polisi atau BG pada bagian belakang telah dilepas.



(https://sumsel.tribunnews.com/2021/01/07/sempat-kabur-ternyata-penabrak-2-bocah-hingga-tewas-di-oku-selatan-tauke-kopi-dan-anaknya?page=all)




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.