Sebentar Tetapi Kuat, Gempa di Pesisir Barat Terasa Hingga Banding Agung OKU Selatan, Warga Cemas

 Sebentar Tetapi Kuat, Gempa di Pesisir Barat Terasa Hingga Banding Agung OKU Selatan, Warga Cemas

Baturajaradio.com-- Gempa berkekuatan 5.4 SR di wilayah Kabupaten Pesisir Barat, provinsi Lampung juga dirasakan oleh warga Kecamatan Banding Agung, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Rabu (29/1/2021) sekira pukul 17.40 WIB sore.

Bahkan, mengingat wilayah Pesisir Barat Lampung berbatasan Langsung Kabupaten OKU Selatan, getaran gempa juga yang dirasakan warga Kecamatan Banding Agung dengan cukup kuat hingga membuat sejumlah parabotan rumah bergeser. 

"Ya, terasa lumayan kuat dan bikin kita sempat cemas, bahkan pot bunga ikut bergerak," ujar Adi, warga Kecamatan Banding Agung dihubungi Sripoku.com, Rabu (27/1/2021).

Dirasa getaran gempa cukup kuat, lanjut Adi, untuk antsispasi terjadinya gempa susulan sejumlah warga setempat merepson keluar dari rumah menempati bagian kaki lima mengingat saat bersamaan sedang hujan.

"Tidak kalau lama, tapi lumayan kuat hingga kita dan warga lainya terpaksa keluar dari dalam rumah bagian kaki lima, antisipasilah," tambahnya.

Diketahui, dikutip dari situs Badan Meteorologi Klimatologi danGeofisika (BMKG) gempa berpusat di wilayah Kabupaten Pesisir Barat Lampung.

Sedangkan Kabupaten OKU Selatan salah daerah terdekat yang hanya berjarak 58 Kilometer berada di barat Daya.

Kendati demikian, gempa bermagnitude 5.4 SR tersebut disebut tidak berpotensi tsunami.
Kepala Unit Analisa Dan Prakiraan Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, Sinta Andayani, mengatakan, berdasarkan rilis dari BMKG Kedeputian Geofisika, hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo  M=5,1. 

Sedangkan Kabupaten OKU Selatan salah daerah terdekat yang hanya berjarak 58 Kilometer berada di barat Daya.

Kendati demikian, gempa bermagnitude 5.4 SR tersebut disebut tidak berpotensi tsunami.

Kepala Unit Analisa Dan Prakiraan Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, Sinta Andayani, mengatakan, berdasarkan rilis dari BMKG Kedeputian Geofisika, hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo  M=5,1. 

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan Oblik Naik ( _Thrust Fault Oblique_ ).  

Lalu untuk dampak gempa bumi, guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Liwa, Bengkulu Selatan, Krui, Lampung Barat, III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah.

Terasa getaran seakan akan truk berlalu) Way Kanan, Tanggamus II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). 

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Lalu pada pukul 18.20 WIB, ada gempa bumi susulan. Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya dua aktivitas gempa bumi susulan.

"Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Hindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa," katanya.

Lalu periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah. 

"Terkait di OKU Selatan, sejauh ini belum ada laporan dari masyarakat OKU Selatan terkait dampak gempa tersebut," katanya.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id).





(https://palembang.tribunnews.com/2021/01/27/sebentar-tetapi-kuat-gempa-di-pesisir-barat-terasa-hingga-banding-agung-oku-selatan-warga-cemas?page=2)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.