Dinsos Sumsel Rekrut 225 Pendamping Distribusi Bantuan Sembako, Honor per Bulan Capai Rp 5 Juta

Dinsos Sumsel Rekrut 225 Pendamping Distribusi Bantuan Sembako, Honor per Bulan Capai Rp 5 Juta 

Baturajaradio.com -- Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Pemprov Sumsel) akan merekrut 225 petugas pendamping untuk mengawasi pendistribusian Bantuan Sosial Tunai (BST) 2021, khususnya bantuan sembako. Honor sebulan bisa mencapai Rp 5 juta. 

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumsel, Mirwansyah, mengatakan perekrutan petugas pendamping tersebut sesuai instruksi dari Gubernur Sumsel yang meminta agar ada pendampingan dalam pendistribusian bantuan sembako di Sumsel.

"Tujuannya agar penyaluran bansos ini tepat sasaran," katanya, Rabu (6/1/2021).


Mirwansyah menyebutkan, saat ini Dinsos Provinsi Sumsel telah berkoordinasi dengan Dinsos kabupaten kota dalam proses pencarian tenaga pendamping penyaluran sembako.


Menurut dia, etiap satu petugas bertugas mendampingi 50 sampai 100 keluarga penerima manfaat (KPM).


"Pendamping bantuan sembako sebenarnya juga merupakan program dari Kementerian Sosial. Pendamping bantuan sembako akan dikontrak selama satu tahun masa bantuan sembako dan bisa diperpanjang untuk tahun berikutnya jika dinilai baik," jelas dia.


Adapun honor bagi pendamping penyalur sembako paling tinggi bisa mencapai Rp 5 juta satu bulannya. Ini tergantung jarak yang mereka tempuh dalam melakukan pendampingan.


"Honor mereka dari APBN Kementrian Sosial, tapi Surat Keputusanya (SK) dari Pemerintah Provinsi. Target kita perekrutan pendamping ini bisa selesai sebelum penyaluran pertama bantuan sembako di pertengahan Januari ini," terang Mirwansyah.


Berdasarkan data Dinsos Provinsi Sumsel penerima bantuan sosial tunai di Sumsel berjumlah 131.694 KPM.


Besaran bantuan yang diberikan sebesar Rp 300 ribu per bulan. Lalu, penerima bantuan Program Keluarga Harapan 328.570 KPM. Bantuan Sembako 646.715 orang dengan nominal bantuan Rp 200 ribu per bulan.


"Untuk BST ini diberikan selama empat bulan. Harapannya bantuan yang diberikan pemerintah ini dapat membangkitkan perekonomian setempat," jelas dia.


Mirwansyah menjelaskan, BST tahun 2021 tidak mengalami penambahan jumlah KPM. Hal serupa diikuti jumlah nominal bantuan yang tetap sama dari tahun sebelumnya.


Bantuan ini rencananya akan berlangsung selama empat bulan dimulai pada Januari hingga April 2021 mendatang.


"Penyalurannya nanti akan melalui PT POS Indonesia, mekanismenya sudah diatur oleh pemerintah pusat. PT POS akan door to door mengirimkan bantuan ini ke rumah penerima manfaat secara langsung," ujarnya. (sp/jati)





(https://sumsel.tribunnews.com/2021/01/06/dinsos-sumsel-rekrut-225-pendamping-distribusi-bantuan-sembako-honor-per-bulan-capai-rp-5-juta) 


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.