Angka Kematian Karena Covid-19 di Sumsel Masih Tinggi, Dinkes Imbau tak Hanya Andalkan 3M tapi 3W

tribunnewsbaturajaradio.comKasus positif Covid-19 di Sumatera Selatan (Sumsel) masih terus bertambah. Angka kasus positif Covid-19 sudah menyentuh 9.160 kasus, dan angka kematian tercatat 491.

"Angka kematian ini mencapai 5,3 persen," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumsel Lesty Nurainy saat di Griya Agung, Selasa (24/11/2020).

Menurut Lesty, meski angka kematian karena Covid-19 di Sumsel mencapai 5,3 persen, namun angka kesembuhan di Sumsel berada jauh diatas nasional yakni sudah mencapai 82 persen. Tercatat hingga 24 November, pasien sembuh di Sumsel mencapai 7.424 orang.

"Untuk tingginya angka kematian di Sumsel harus ditekan dengan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Caranya bukan hanya mengandalkan 3M saja melainkan 3W, yakni wajib menggunakan masker, wajib mencuci tangan dengan sabun dan wajib menjaga jarak," kata Kadinkes Sumsel Lesty Nurainy.

Lesty mengatakan, Covid-19 ini bukan hanya merenggut nyawa pasien dari masyarakat, tapi juga tenaga medis sudah banyak yang jiwanya tidak tertolong.

"Di Sumsel, ada 14 tenaga medis yang meninggal dunia karena berperang melawan Covid-19. Kita harus bisa menghargai pengorbanan mereka dengan patuh terhadap prokes (protokol kesehatan)," katanya.

Menurutnya, jumlah tenaga medis yang meninggal dunia itu tercatat sejak awal pandemi hingga saat ini. Tenaga medis yang gugur ini menyebar di Sumsel, bukan hanya di Palembang.

Lesty menambahkan, di Sumsel ini sebenarnya jumlah testing (kesadaran swab test) masih kurang. Untuk itu harus bisa meningkatkan testing, sehingga bisa menekan angka kematian, dan mendeteksi dini terhadap paparan Covid-19.

Semula angka testing di Sumsel minimal 800 sampel per hari, namun saat ini hanya berkisar 400-500 sampel saja.

"Kami minta agar faskes (fasilitas kesehatan) tingkat pertama, seperti puskesmas, jika ada warga yang suspek langsung diajukan untuk diambil sampel," katanya.


(https://sumsel.tribunnews.com/2020/11/24/angka-kematian-karena-covid-19-di-sumsel-masih-tinggi-dinkes-imbau-tak-hanya-andalkan-3m-tapi-3w)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.