Pemerintah Cari Solusi Keterbatasan Tenaga Laboratorium


Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo.Baturajaradio.com –Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta target pemeriksaan spesimen dinaikkan menjadi 20 ribu per harinya.

Untuk mencapai target tersebut, kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo, pemerintah akan mencari solusi keterbatasan tenaga laboratorium saat ini. Saat ini, terdapat sebanyak 148 laboratorium yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Dan tadi sudah disampaikan juga oleh bapak Menko PMK, keterbatasan tenaga laboratorium. Dan nanti akan dicarikan solusinya, termasuk pelatihan-pelatihan yang diberikan kepada kelompok masyarakat, relawan maupun juga para mahasiswa dan pelajar sekolah keperawatan,” ujar Doni, Jumat (5/6).

Doni menyebut, Presiden juga meminta agar jajarannya mengupayakan pemeriksaan spesimen hingga 30 ribu per harinya sehingga dapat mencegah penyebaran covid yang lebih luas. Lebih lanjut, Doni menekankan pentingnya kerja sama di daerah sehingga seluruh unsur yang ada pun dapat dimaksimalkan untuk melakukan pelacakan pasien yang terduga terpapar covid.

“Kita harapkan lewat manajemen yang terintegrasi, kepala dinas kesehatan bisa lebih banyak mengetahui warga yang terdampak, kemudian di mana lokasi mereka berada, kemudian apa langkah-langkah untuk melakukan isolasi, terutama isolasi mandiri,” ujar dia.

Selain itu, Doni mengatakan, akan dilakukan peremajaan mesin PCR yang telah lama digunakan. Sehingga bertahap mesin-mesin PCR yang digunakan memiliki kualitas yang lebih baik dan cepat melakukan pemeriksaan.

“Penyederhanaan merk mesin PCR yang selama ini memang sebagian masih menggunakan mesin lama, secara bertahap akan ada peremajaan. Kemudian juga diharapkan mesin-mesin yang akan kita siapkan ini memiliki kualitas yang lebih baik, bisa lebih cepat, dan lebih banyak dalam melakukan pemeriksaan,” kata Doni.




(https://republika.co.id/berita/qbffp9396/pemerintah-cari-solusi-keterbatasan-tenaga-laboratorium)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.