Dua WNI Positif Corona, Dinkes Klaim Sumsel Masih Aman dan Imbau Warga Terapkan PHBS

Dua WNI Positif Corona, Dinkes Klaim Sumsel Masih Aman dan Imbau Warga Terapkan PHBSbaturajaradio.com - Presiden Joko Widodo mengumumkan adanya dua orang di Indonesia yang positif terjangkit virus corona. Dua WNI tersebut sempat kontak dengan warga negara Jepang yang datang ke Indonesia.

Kendati sudah ada korban yang terjangkit virus mematikan itu, namun Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel mengklaim hingga saat ini belum ada warga Sumsel terjangkit virus yang berasal dari kota Wuhan Cina tersebut.

Kepala Dinkes Sumsel, Lesty Nuraini mengatakan untuk pasien suspect corona hingga kini belum ada. Pasien yang sempat diduga terkena corona nyatanya semuanya dinyatakan negatif terkena corona.

"Sumsel belum ada (terkena corona). Pasien dalam pantauan juga negatif," ujarnya, Senin (2/3/2020).

Meski belum ada warga yang terjangkit, namun warga diharapkan agar memperhatikan tanda-tanda jika mengalami demam di atas 38 derajat celcius, batuk, gangguan pernapasan, terdapat pneumonia agar segera memeriksakan diri ke dokter atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Agar terhindar dari virus corona, Lesty mengimbau agar masyarakat tetap menerapkan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga kesehatan, tingkatkan daya tahan tubuh dan sering cuci tangan pakai sabun.

"Kalau tubuh kita sehat penyakit sulit akan datang. Jadi untuk meminimalisir kita harus terapkan pola hidup PHBS," tegasnya.

Sebelumnya, Dinkes Sumsel terus melakukan pemantauan terhadap 31 orang yang baru pulang dari China dan Taiwan, 11 orang diantaranya dinyatakan bebas dari penyakit mengerikan tersebut.

Kepala Seksi (Kasi) Surveilans dan  Imunisasi Dinkes Sumsel, Yusri mengatakan pihaknya masih melakukan pemantauan terhadap 31 orang yang memiliki riwayat perjalanan asal Cina ke Sumsel.

Adapun ke 31 orang yang baru pulang ke Sumsel yakni 24 mahasiswa, 2 orang TKW, 4 tenaga kerja asing, turis 1 orang.

Saat ini ke-31 warga itu 18 orang berada di Palembang, 3 di OKI, 2 di Ogan Ilir dan 1 di Muba.

Setiap hari ke 31 orang tersebut harus melakukan check up menyeluruh. Selama masa inkubasi 31 orang yang pulang dari China dan Taiwan wajib diperiksa oleh tim Dinkes Sumsel sebagai prosedur dan upaya pencegahan secara medik.

"Masih ada beberapa yang dalam tahap pemantauan karena belum genap 14 hari. Mereka tidak demam dengan suhu tinggi, meskipun batuk-batuk," jelasnya.


Sumber>>>https://palembang.tribunnews.com/2020/03/02/dua-wni-positif-corona-dinkes-klaim-sumsel-masih-aman-dan-imbau-warga-terapkan-phbs.




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.