Penggunaan Uang Elektronik di Sumsel Terus Meningkat



baturajaradio.com     – Meski tak seramai libur panjang plus arus mudik Idul Fitri, namun moment pergantian tahun, arus lalu lintas kendaraan diperkirakan akan meningkat. Terutama di jalur jalan tol.

Dimana, akses antar daerah semakin cepat dan singkat jarak tempuhnya. Hal ini diprediksikan sejalan dengan bakal naiknya tren cashless di jalur tol.
Ini diakui, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sumatra Selatan, Yunita Resmi Sari mengatakan, di Sumatera Selatan ini pertumbuhan pengguna Uang elektronik terbilang cukup tinggi. Bahkan, angkanya meningkat drastis dari awalnya hanya Rp 10 miliar sekarang Rp 100 miliar.

“Bahkan pada September lalu top up uang elektronik mencapai Rp 440 miliar terjadi peningkatan lebih dari 100 persen, ” katanya.

Dikatakan, penggunaan cashless terus disosialisasikan kepada merchant dan penggunanya. Mulai dari merchant di mall, pedagang di pasar, parkiran, transportasi dan titik pusat perekonomian lainnya.

Namun untuk data spesifik khusus tol, pihaknya harus melihat data lebih lanjut. Namun untuk penggunaan cashless mengalami peningkatan mengingat selain ada tol Palindra atau Palembang – Indralaya juga ada tol Kapal Betung, yang mulai dari Kayu Agung.

Karena, dari tidak hanya transaksi yang meningkat tetapi juga pengguna. Hal ini juga disebabkan karena semakin banyak dan beragam pilihan uang elektronik yang hadir perbankan baik swasta maupun BUMN.

Selain, kata dia, uang elektronik ini menjadi pilihan masyarakat karena aman, nyaman dan mudah. “Cukup lewat smartphone maka semua kebutuhan akan terpenuh.

(https://www.detiksumsel.com/penggunaan-uang-elektronik-di-sumsel-terus-meningkat)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.