Mahasiswa Penolak RUU KUHP-UU KPK Ancam Menginap di Depan Gedung DPR


Mahasiswa Penolak RUU KUHP-UU KPK Ancam Menginap di Depan Gedung DPRbaturajaradio.com - Aliansi mahasiswa dari berbagai universitas mengancam menginap di depan gedung DPR, Senayan. Mereka meminta RUU KUHP dan UU KPK dicabut karena sarat masalah.

Pantauan detikcom di depan gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, pada pukul 20.30 WIB, mahasiswa masih bertahan di depan gedung DPR. Seorang orator mengancam akan menginap di depan gedung DPR.

"Hari ini kita tanpa hasil. Kita tidak ingin hanya ditunda (RUU KUHP dan UU KPK), tapi dicabut," kata seorang orator di atas mobil komando.



"Kita akan nginap malam ini. Kita akan nginap dengan damai," sambungnya.

Dia meminta koordinator dari berbagai kampus berkumpul bersama membicarakan aksi selanjutnya.

"Nanti koordinator kampus kumpul di sini. Kira bicarakan ke depannya," imbuhnya.



Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan meminta massa mahasiswa tidak terprovokasi.

"Adik-adik jangan mau terprovokasi. Ada Bapak Kapolda di depan kita. Jangan coba terprovokasi," kata Harry lewat pengeras suara.

Sebelumnya, perwakilan mahasiswa sempat melakukan audiensi dengan pihak DPR. Massa mahasiswa dari berbagai universitas bakal menggelar aksi lebih besar lagi esok hari.



"Kami layangkan mosi tidak percaya kepada mereka. Kami akan menurunkan massa yang jauh lebih besar lagi pada 24 (September)," kata Ketua BEM UI Manik Marganamahendra seusai audiensi dengan anggota DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/9).

"Belasan ribu, karena ada mahasiswa dan aliansi petani dan masyarakat pasti akan turun juga karena berhubungan dengan Hari Tani," imbuh dia.

Ia menyatakan mahasiswa telah membuat gerakan 'mengosongkan kelas' pada 24 September 2019. Manik mengatakan perkuliahan akan digelar di depan gedung DPR.


Sumber>>(https://news.detik.com/berita/d-4718488/mahasiswa-penolak-ruu-kuhp-uu-kpk-ancam-menginap-di-depan-gedung-dpr)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.