Banner

Banner
Pemkab OKU

Postur APBD OKU 2020 Bakal Terganggu

baturajaradio.com -Rencana pembangunan gedung megah RSUD Ibnu Sutowo Baturaja lima lantai, dipastikan tidak jadi menggunakan dana talangan dari PT Sarana Multi Insfrastruktur (SMI).

Pembangunan gedung yang akan menelan dana lebih kurang Rp58,7 miliar tersebut akan dibebankan ke APBD induk 2020 mendatang.

Nah, banyak pihak yang meyakini dengan dibebankannya pembangunan RSUD kepada anggaran daerah, akan mengganggu postur APBD OKU 2020 mendatang. Termasuk kalangan DPRD.

"Jelas mengganggu," ujar Ketua DPRD OKU, Zaplin Ipani, saat ditanya pendapatnya mengenai hal tersebut.

Ini dikarenakan pada tahun yang sama, Kabupaten OKU bakal banyak mengeluarkan anggaran untuk berbagai keperluan.

Dintaranya, dimana APBD OKU di tahun mendatang akan tersedot untuk penyelenggaraan Pilkada OKU 2020.

KPU sendiri diketahui mengajukan anggaran penyelenggaraan Pilkada sebesar Rp57 miliar. Begitu juga ada pengajuan anggaran dari Bawaslu. termasuk Polres dan Kodim dalam hal pengamanan.

Dan di tahun yang sama, Pemerintah Daerah juga akan mulai mengeluarkan Tukin atau tunjangan kinerja bagi para PNS.

Artinya, di tahun mendatang akan banyak hal-hal yang harus dipenuhi. Belum lagi alokasi untuk pembangunan insfrastruktur dan lain sebagainya.

Inilah yang bakal mengganggu postur APBD OKU di tahun mendatang.

Pihaknya sendiri, kata Zaplin, belum bisa memprediksi berapa besaran APBD OKU di 2020. Karena yang baru masuk ke DPRD baru sebatas KUA-PPAS  (http://www.rmolsumsel.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.