Banyak Desa di Sumsel Belum Dialiri Listrik

Ilustrasi perbaikan jaringan listrikbaturajaradio.com - Wakil Gubernur Sumatra Selatan Mawardi Yahya mengakui saat ini masih banyak masyarakat pedesaan mengeluhkan tentang pasokan listrik. "Selama ini banyak keluhan masyarakat terkait dengan tidak stabilnya pasokan listrik terutama di kawasan perairan," kata Mawardi usai menghadiri peresmian proyek kelistrikan di Palembang, Ahad (31/3).

Apalagi daerah pinggiran sungai seperti Tulung Selapan dan daerah transmigrasi pasokan listrik belum normal, kata dia. Diharapkan dengan peresmian gardu induk ini, kebutuhan listrik di Provinsi Sumsel akan tercukupi.

Pada masa mendatang pihaknya tetap berharap program seperti ini terus ada di Sumsel. Sebab listrik sebagai kebutuhan utama masyarakat sehingga itu perlu diprioritaskan, kata dia.

"Mudah-mudahan dengan hadirnya pembangunan gardu induk ini dapat menstabilkan tegangan karena wilayah Sumsel sangat luas," ujar dia.

Sementara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignatius Jonan dalam siaran persnya mengatakan, pemerintah terus berupaya memenuhi kebutuhan listrik masyarakat sebab makin efisien dan harga yang terjangkau.

Dengan telah diresmikan proyek ini menandakan jaringan listrik di Sumatera akan menjadi satu, seperti di Jawa dan Bali. Listrik adalah kebutuhan pokok masyarakat.

Selain itu pembangunan infrastruktur kelistrikan di Sumsel ini akan meningkatkan pasokan listrik wilayah dan menjaga kehandalan dan juga akan mendorong ekonomi setempat

Dia mengatakan, secara khusus infrastruktur tersebut akan meningkatkan keandalan listrik Kota Palembang dengan terbentuknya Sistem Ring Gardu Induk 150 kV yang terkoneksi.

(https://nasional.republika.co.id/berita/nasional/daerah/pp8hdu430/banyak-desa-di-sumsel-belum-dialiri-listrik)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.