Banner

Banner
Kapolres OKU

ribuan Perusahaan Di Sumsel, Yang Berkontribusi Minim

Ribuan Perusahaan Di Sumsel, Yang Berkontribusi  Minim.Ada ribuan perusahaan yang di Sumatera Selatan (Sumsel), mulai dari perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah.

Hanya saja, dari ribuan perusahaan tersebut, yang memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah, masih sangat minim.

Bahkan, Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Sumatera Selatan (Sumsel) mengungkapkan, perusahaan yang memberikan kontribusi tidak sampai 50 persennya.

"Kontribusi badan usaha milik negara ataupun daerah termasuk swasta sangat penting untuk kemajuan daerah. 

Hanya saja, sejauh ini yang berkontribusi masih sangat minim," ungkap Ketua Forum CSR Sumsel, J Rianthony Nata Kesuma, usai rapat koordinasi SCR, Selasa (26/3/2019).

Minimnya kontribusi perusahaan swasta terhadap pembangunan daerah, dikarenakan adanya aturan sendiri dari perusahaan, sehingga terkadang tidak sinkron dengan pemerintah.

"Contohnya, perusahaan di bawah SKK Migas punya aturan dan patokan sendiri, punya program sendiri, sehingga ada yang bisa dibantu dan ada yang tidak," ungkapnya.

Selain itu, berbagai hal juga menjadi kendala, seperti pergantian kepala perusahaan dan tingkat kepedulian yang berbeda juga banyak hal lainnya, yang menyebabkan minimnya kontribusi CSR perusahaan untuk pembangunan daerah.

"Kita akan coba sinkronkan dengan program pemerintah, termasuk rencana sasaran Forum CSR 2019 fokus pada pemberdayaan masyarakat dan merentas kemiskinan," ulasnya.

Rianthony menerangkan, sasaran Forum CSR terkait pemberdayaan masyarakat. Dimana, beberapa program pengentasan pengangguran salah satunya bekerjasama dengan Dinas Ketenagakerjaan. 

"Dalam program ini akan memberangkatkan pemagangan ke Jepang untuk magang. Orang yang akan berangkat sudah dilakukan seleksi dan akan mendapatkan uang saku juga sertifikat," jelasnya.

Selain itu pemagangan di dalam negeri dan menciptakan wira usaha baru yang sudah dilatih juga diberikan bantuan alat. UMKM juga diberikan bantuan, pelatihan dan modal, sehingga kapasitas SDM-nya meningkat. 

Saat ini Forum CSR yang dibentuk pemerintah daerah hampir semua ada di kabupaten kota. Sedangkan yang di bawah Kementerian Sosial baru ada di Provinsi, Pemkot Palembang dan Musi Banyuasin. (http://www.rmolsumsel.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.