Banner

Banner
Pemkab OKU

Hasan Perampok Meresahkan di Jalur Perkebunan Cempaka OKU Timur Ditembak Polisi

Hasan Perampok Meresahkan di Jalur Perkebunan Cempaka OKU Timur Ditembak Polisibaturajaradio.com -Satuan Reskrim Polres OKU Timur menangkap Hasan, pelaku pencurian dengan kekerasan yang diduga kerap beraksi di wilayah Perkebunan Laju Perdana Indah (LPI) Kecamatan Cempaka, Kabupaten OKU Timur, Minggu (17/2/2019) sekitar pukul 15.00.

Hasan ditangkap di kontrakannya Desa Kayuagung, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten OKI.

Polisi terpaksa memberikan tindakan tegas dengan menembak kaki Hasan karena berusaha memberikan perlawanan ketika akan ditangkap.

Pelaku merupakan satu target operasi (TO) polisi karena sangat meresahkan masyarakat.

Hasan tercatat pernah merampok Suratman (46 tahun), warga Desa Cempaka Kecamatan Cempaka OKU Timur, Rabu (22/8/2018) sekitar pukul 15.00 di ruas jalan Perkebunan PT LPI Kecamatan Cempaka OKU Timur.

Korban dirampok pelaku ketika sedang melintas di lokasi kejadian bersama istrinya menggunakan sepeda motor Honda Revo Absolute menuju ke kebun miliknya.

Ketika di lokasi kejadian, Suratman dipepet oleh Hasan dan rekannya sembari menodongkan senjata tajam dan meminta sepeda motor yang dikendarai.

Suratman yang ketakutan kemudian langsung memberikan sepeda motor yang dibawanya.

Kedua pelaku langsung mengambil sepeda motor dan meninggalkan Suratman di lokasi kejadian.

Setelah berhasil keluar dari wilayah perkebunan tersebut, Suratmen kemudian melaporkan perampokan tersebut kepada polisi.

"Setelah kita menerima laporan dari korban kemudian anggota langsung melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap pelaku," ungkap Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya didampingi Kasatreskrim ketika dikonfirmasi.

Menurut keterangan Hasan, dirinya melakukan perampokan terhadap korban bersama rekannya Dalom (30 tahun), warga desa Harisanjaya Kecamatan Cempaka yang saat ini masih buron.

Dari tangan tersangka, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu sepeda motor Honda Revo Absolute yang sudah dijual oleh pelaku kepada Soleh dengan harga Rp. 1.500.000. (http://sumsel.tribunnews.com)



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.