Banner

Banner
Pemkab OKU

PDGI Ajarkan Sikat Gigi yang Benar Guna Hindari Penyakit Karies

PDGI Ajarkan Sikat Gigi yang Benar Guna Hindari Penyakit Kariesbaturajaradio.com -Penyakit karies gigi (gigi berlubang) yang terjadi pada anak-anak cukup tinggi, itulah sebabnya harus diwaspadai dengan menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Berdasarkan data prevalensi karies gigi di Indonesia pada anak kelompok umur 12 tahun hingga 44 tahun masih cukup tinggi. Propinsi Sumatera Selatan termasuk daerah dengan prevalensi karies gigi yang sangat tinggi.

Untuk itu pemerintah mencanangkan Indonesia bebas karies 2030.

Hal itu diungkapan Ketua Pengurus Wilayah PDGI Wilayah Sumsel Drg Andhika Sitasari, pada kegiatan bhakti sosial PDGI OKU Tahun 2018 yang dipusatkan di Pondok Pesantren Al Falaah Batumarta III Kecamatan Lubukraja OKU.

Sementara itu Ketua PDGI Cabang Ogan Komering Ulu yang meliputi Kabupaten OKU, OKU Selatan OKU TIMUR, drg Jon Refliyanto menjelaskan, bhakti social PDGI ini menjadi agenda rutin PDGI dalam rangka bulan kesehatan gigi nasional yang diselenggarakan setiap tahun.

Tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terutama para santri bidang kesehatan umum muapun kesehatan gigi dan mulut, menurunnya prevalensi penyakit gigi masyarakat di Kabupaten OKU.

Kemudian meningkatnya kualitas sumber daya manusia di Kabupaten OKU yang ditunjang oleh meningkatnya kualitas kesehatan umum maupun gigi dan mulut yang semakin baik.

Sementara itu santri /santriwati Pondok Pesantren Al Falaah Kecamatan Lubukraja Kabupaten OKU tampak gugup saat akan menjalani pemeriksaan gigi.
“Aku deg deg-an jugo nak perikso gigi,” ujar salah seorang santri yang ditemui dalam acara bhakti social PDGI.

Susana pemeriksaan kesehatan mulut dan gigi secara cuma-cuma ini diselenggarakan dalam rangka bulan Bhkati Kesehatan gigi nasonal yang melibatkan dokter gigi PDGI OKU dan 3 dokter gigi dari Palembang yang juga dihadiri Ketua Pengurus Wilayah PDGI Sumsel drg AndhikaSitasari.

Sedangkan Ketua Yayasan Al Falaah Assulaimaniya Kecamatan Lubukraja, Drs KH Khaeri MSi mengaku sangat bersyukur kegiatan bhakti social ini bisa menyentuh santriwan dan santriwati.

Kapel (Ketua Pelaksana) drg Ifkar Hakim menjelaskan bhakti social ini ratusam santri/siswa ponpes mendapat pelayanan perawatan gigi gratis. 

Puluhan dokter gigi yang tergabung dalam PDGI OKU dibantu 3 orang anggota Pengwil PDGI Sumsel melayani ratusan pasien. Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat Bhakti social PDGI tahun 2018 ini dilaksanakan selama satu hari. (http://palembang.tribunnews.com)
 


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.