Banner

Banner
Pemkab OKU

Panen Raya Cabai di Indralaya Ogan Ilir, Petani Senang Harga Stabil Dikisaran Rp 20-25 Ribu/Kg

Panen Raya Cabai di Indralaya Ogan Ilir, Petani Senang Harga Stabil Dikisaran Rp 20-25 Ribu/Kgbaturajaradio.com -Saat ini para petani cabai di Desa Tanjung Baru-Tanjung Senai Indralaya, Ogan Ilir (OI) mulai memasuki panen raya.

Berdasarkan pantauan, Senin (22/10/2018) pukul 14.00, terik panas matahari menyengat tak mengendorkan semangat para petani untuk memetik cabai merah keriting yang dipanen.

Memakai topi dan penutup wajah, petani memetik satu per satu buah dari batang cabai.

Disela-sela kegiatan memanen cabai, Mina (60) petani cabai mengaku, harga cabai yang dijual dari hasil panen relatif stabil kisaran Rp 20 - 25 ribu per kilogram.

"Alhamdulillah tahun ini, hasil panen cabai lumayan bagus. Harganya pun masih tergolong cukup stabil," katanya saat dibincangi, Senin (22/10/2018).

Ia menjelaskan, bercocok tanam komoditi cabai tergolong cukup rumit bila dibandingkan bercocok tanam jenis sayuran lainnya. 
Karena, tanam cabai buah keriting perlu perawatan yang rutin seperti pemberian pupuk, penyiraman, hingga penjagaan tingkat keasaman lahan yang harus stabil.

"Kalau tanamannya bagus, perawatannya terjaga, biasanya komoditi cabai lebih kurang 80 hari atau dua bulan lebih, sudah bisa dipanen," jelasnya.

Ibu empat orang anak ini menambahkan, di atas lahan seluas lebih dari satu hektare, dalam satu hari sekali panen mampu menghasilkan puluhan kilogram cabai merah keriting.

"Itu pun yang manennya orang banyak," tambahnya.

Menurut Mina, untuk satu kali panen raya tentu dapat memenuhi kebutuhan dan biaya hidup sehari-hari.

Lahan yang ditanam komoditi cabai tersebut digunakan sistem sewa kepada pemilik lahan.

sung, cabai-cabai yang baru saja dipanen langsung ditampung kepada pengepul.

Selanjutnya, dijual kembali ke pasar-pasar, pasar Indralaya bahkan pasar-pasar yang ada di Palembang.  (http://sumsel.tribunnews.com)



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.