Banner

Banner
Pemkab OKU

Bupati OKU Bingung Status Lapangan Eks Korpri, Apakah Pasar, Terminal atau Lapangan Upacara

Bupati OKU Bingung Status Lapangan Eks Korpri, Apakah Pasar, Terminal atau Lapangan Upacarabaturajaradio.com -Status eks lapangan upacara Korpri kini beralih fungsi jadi terminal dan tempat bongkar muat kendaraan pasar.

Perubahan fungsi itu mendapatkan perhatian Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Drs H Kuryana Azis.

Bupati mengintruksikan kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) agar memperjelas status lapangan tersebut.

"Belum jelas ini. Apa lapangan upacara, pasar atau terminal. Status peralihan ini belum jelas."

"Awal penggunaan lapangan jadi terminal, untuk pemanfaatan supaya tidak terbengkalai. Karena ini belum dialihkan, bagian aset harus jelas status lokasi ini," kata Bupati.

Sehingga jika sudah jelas kata Bupati penggunaan dapat sesuai peruntukan.

Sedangkan eks lapangan Korpri disebut Kuryana, ukurannya tidak sesuai jika untuk digunakan sebagai tempat upacara.

“Ukuran lapangan kecil untuk tempat upacara bendera berskala besar. Lapangan A Yani saja, sebutnya, penuh dengan peserta upacara saat dilaksanakan kegiatan upacara," jelasnya.

Kepala BPKAD OKU H Hanafi ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan, untuk peralihan fungsi dari lapangan upacara kepada terminal perlu dasar hukum.

Akan dilihat dulu Perda tata ruang dulu. Hanafi membenarkan kalau dari tata ruang, aset tersebut sebagai lapangan upacara.

“Kalau berubah fungsi harus ada Perda. Jadi harus diajukan untuk peruntukan apa."

"Karena alih fungsi dari lapangan upacara karena tidak memungkinkan lagi untuk digunakan. Hal ini tentu membutuhkan persetujuan dari DPRD OKU," katanya.

Pantauan dilapangan eks lapangan Korpri di Desa Tanjung Baru saat ini digunakan pemanfaatan sebagai terminal tipe C yang dikelola Dinas Perhubungan Kabupaten OKU.

Selain sebagai tempat aktivitas kendaraan angkutan desa antar kecamatan, juga sebagai tempat bongkar muat kendaraan angkut sembako yang akan dibawa ke pasar tradisional di Kota Baturaja. (http://sumsel.tribunnews.com)



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.