Banner

Banner
Pemkab OKU

Universitas Trisakti Siap Gelar Debat Publik Capres-Cawapres

baturajaradio.com -Plt Rektor Universitas Trisakti Prof Ali Ghufron Mukti menyatakan kesiapannya menyelenggarakan debat publik untuk pasangan capres-cawapres di Kampus Trisakti. Itu pun jika pasangan capres dan cawapres bersedia.

"Siap (menggelar debat), asal kedua capres dan cawapres bersedia," kata Prof Ghufron saat dihubungi Republika.co.id, Selasa (25/9). 

Dia mengungkapkan, kesiapannya tersebut tentu dibarengi dengan komitmen tetap menjunjung netralitas Trisakti. Dia mengatakan marwah kampus sebagai pencetak akademisi harus dijaga sehingga akademisi bisa tetap kritis.

Ghufron menerangkan dalam kontestasi pilpres atau pilkada, kampus juga harus berperan aktif dalam menyajikan kajian-kajian politik untuk dijadikan acuan oleh masyarakat. Dengan begitu diharapkan akan tercipta pilpres yang aman dan damai.

"Nah itu harus dijaga karena kampus untuk mendidik masyarakat agar lebih cerdas, lebih bijak pilpres yang damai dan lebih dewasa," kata dia.

Sebelumnya, Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Rahmat Bagja, mengatakan debat publik pasangan capres-cawapres bisa digelar di kampus. Menurutnya, debat publik boleh diselenggarakan oleh pihak-pihak selain KPU.

"Debat capres-cawapres boleh dilakukan oleh pihak selain KPU, sepanjang (pelaksanaannya) adil dan setara," kata Bagja ketika dijumpai wartawan di ruang kerjanya, Senin (24/9) malam.

Bagja mengatakan, selain diadakan oleh KPU, debat capres-cawapres atau dialog yang mengahdirkan capres-cawapres itu juga ideal jika digelar di kampus. Hal itu karena di kampus terdapat staf pengajar yang merupakan pegawai negeri sipil.

Adanya pegawai negeri terikat dengan kode etik dan harus menjaga netralitas dalam pemilu bisa menjadi pilihan yang positif. Selain itu, di kampus ada sejumlah akademisi yang ahli di bidangnya, sehingga bisa dijadikan sebagai panelis dalam debat capres-cawapres.(https://republika.co.id)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.