Banner

Banner
Pemkab OKU

Pemudik bermotor nekad bawa balita

Pemudik bermotor nekad bawa balitabaturajaradio.com -Sejumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor nekad membawa anaknya yang masih berusia balita, meski pemerintah telah mengimbau untuk tidak melakukan hal tersebut.

"Ya tidak apa-apa, yang penting hati-hati saja dalam perjalanan," kata Zaki, seorang pemudik dari Bekasi yang akan pulang kampung ke Cilacap, Jawa Tengah, Senin.

Ia mengaku memilih pulang ke kampung halamannya dengan menggunakan sepeda motor bersama isteri dan anaknya yang masih balita, karena faktor ekonomi.

Zaki mengatakan mudik dengan menggunakan sepeda motor itu cukup efisien atau tidak perlu mengeluarkan banyak uang.

Karena itu, ia memilih mudik menggunakan sepeda motor bersama isteri dan anaknya yang masih balita.

Selain membawa isteri dan anaknya, Zaki juga membawa banyak barang yang dibungkus dengan kertas dan tas ukuran besar.

Barang-barangnya itu disimpan di bagian belakang sepeda motornya yang sebelumnya telah dimodifikasi.

Sementara itu, di sepanjang jalur Pantura Karawang, iring-iringan pemudik yang menggunakan sepeda motor pada Senin dini hari atau H-4 Lebaran 2018 cukup banyak.

Pada malam hingga dini hari, pemudik bermotor tetap banyak yang melintas. Mereka umumnya memilih berangkat mudik pada sore hari karena suasananya cukup nyaman. (https://bengkulu.antaranews.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.