Banner

Banner
Pemkab OKU

200 Mahasiswa di Palembang Siap Awasi Pilkada Serentak 2018

Baturajaradio.com - Sebanyak kurang lebih 200 mahasiswa dari berbagai universitas di Palembang, direkrut Bawaslu Sumsel untuk mengawasi Pilkada Serentak 2018 di Sumsel, Senin (25/6/2018).

Hal ini diungkapkan langsung Ketua Bawaslu Sumsel, Junaidi SE, MSI, dan Kepala Sekretariat, IR. H, Iriadi, MS.

Junaidi mengatakan, Bawaslu Sumsel siap melakukan melakukan pengawasan dan siap mengawasi pilkada serentak 2018.

"200 mahasiswa dari universitas yang ada di Palembang sudah kita berangkatkan, untuk melakukan pengawasan dan pengawas jalannya pilkada serentak ini," ungkapnya.

Lanjutnya, mahasiswa ini akan diberangkat di kabupaten-kabupaten yang ada di Sumsel.
"Kita melibatkan mahasiswa-mahasiswi ini untuk mengawasi jalannya Pilkada 2018 agar tidak ada penyimpangan-penyimpangan yang terjadi," tegasnya.

Ditemui terpisah, terkait tentang masyarakat yang belum mendapatkan daftar pemilih, Junaidi memaparkan jika pemilih dibagi 3 kriteria, pertama pemilih Daftar Pemilih Tetap (DPT) adalah pemilih yang sudah dicoklit
dan terdata di DPT.


Kedua, pemilih DPPH adalah pemilih yang sudah mengurus surah numpang memilih (A5) dari luar TPS tetapi masih wilayah Kota/kabupten yang mengadakan pilkada/Pilgub (Diberikan 2 surat suara pilkada dan surat suara Pilib).

"Untuk A5 dari luar kota/ kabupaten diberikan 1 surat suara yaitu pilgub saja."
"Dengan syarat membawa A5 dan E-ktp asli, bawa A5 tidak bawa E-ktp asli ditolak, bawa E-ktp asli tidak bawa A5 ditolak, tidak membawa keduanya ditolak," bebernya.

Lalu ketiga, pemilih DPTB (Daftar Pemilih Tambahan) untuk warga di TPS tersebut yang berlum terdata di DPT, syaratnya cukup membawa E-ktp asli/FC KK/Suket.

"Dengan catatan selesai tidak selesai pukul 13.00 pemilihan ditutup oleh ketua KPPS keculi yang sudah masuk ke TKP, untuk yang masih diluar ditolak," tegasnya.

Sedangkan ditempat yang sama Iriadi mengatakan, bagi siapa pun masyarakat Sumsel yang mendapati adanya seseorang yang melakukan money politik dan melaporkannya akan dihadiahi sepeda motor.

"Siapa pun yang mendapati dan melaporkan adanya kecurangan money politik akan kami berikan hadiah motor baru,"
(http://palembang.tribunnews.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.