Banner

Banner
Pemkab OKU

Larangan Tak Digubris, Pelajar Tetap Lakukan Aksi Coret-coretan




Baturajaradio.com- Meskipun sudah ada larangan namun ratusan siswa/siswi SMA/SMK dari berbagai sekolah di kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) tetap nekat melakukan aksi coret-coretan dan konvoi sepeda motor usai menerima pengumuman kelulusan yang diumumkan pada hari ini, (3/4). 
Pantauan detiksumsel.com dilapangan, ratusan pelajar ini melakukan konvoi keliling kota Baturaja sambil melakukan aksi corat coret, puas berkonvoi ria para pelajar ini berkumpul di jembatan ogan 4 desa Tanjung Baru kec. Baturaja timur sekira pukul 14.00 wib, dilokasi tersebut, ratusan pelajar ini kembali melanjutkan aksinya mencoreti seragam sekolah bahkan ada juga yang sampai mencoreti wajah dan rambut mereka, tak hanya itu sejumlah dinding jembatan dan jalan raya juga menjadi sasaran empuk aksi tersebut.
Yun, Salah seorang pelajar yang dibincangi detiksumsel.com mengatakan, aksi coret-coret ini sudah menjadi tradisi setiap usai pengumuman kelulusan, meskipun setiap sekolah sudah melarang aksi ini.
"Sebenarnya sudah di larangan pihak sekolah, tapi mau gimana lagi karena ini sudah jadi tradisi, dan ini bentuk kebahagaian kami selepas melaksanakan ujian" tuturnya.
Selesai berkumpul di jembatan ogan empat, lanjut Yun, dirinya bersama rekan-rekannya akan melanjutkan konvoi keliling bahkan rencananya mereka akan berkonvoi hingga ke kabupaten tetangga yakni kabupaten OKU Timur.
"Tinggal kalau lah sudah ini mikirkan mau kemana lagi, apakah mau kuliah atau bekerja" timpalnya.
Disinggung bagaimana mereka akan mengambil ijazah padahal sejumlah sekolah mewajibkan pada saat pengambilan ijazah untuk memakai seragam putih abu-abu, Yun mengatakan hal itu sudah diantisipasi sebab selama sekolah mereka khususnya dirinya memiliki dua seragam sekolah.
"Sebenarnya takut kena marah orang tua, lagian di motor juga takut terjadi kecelakaan, tapi yang penting happy bang" tandasnya.
Pantauan dilapangan, konvoi kendaraan ini masih tetap berlangsung hingga sore hari, bahkan para pelajar ini tak menggunakan kelengkapan kendaraan dan mentaati peraturan lalulintas, seolah para pelajar ini tak takut akan bahaya yang mengancam keselamatan mereka. (http://www.detiksumsel.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.