Banner

Banner
Pemkab OKU

Indonesia Debitur Sekaligus Tuan Rumah Acara IMF

baturajaradio.com - Pemerintah harus mengeluarkan dana yang begitu besar Rp 800 miliar lebih untuk acara International Monetary Fund (IMF)-World Bank (WB) Annual Meeting 2018 yang akan digelar di Bali pada Oktober tahun ini.

Presidium Persatuan Pergerakan Andrianto mengaku sangat prihatin dengan sikap pemerintah yang justru menghamburkan dana sedemikian besar di saat ekonomi rakyat dalam keadaan susah. Apalagi Indonesia mau saja menjadi tuan rumah, padahal negara kita hanya debitur alias peminjam dana.

"Apakah lazim Indonesia jadi tuan rumah padahal posisi kita sebagai debitur dari WB dan IMF. Apalagi anggaran ratusan miliar. Nampaknya tidak ada sense of crisis. Bukankah ekonomi hari ini lagi terpuruk dengan rupiah yang makin loyo, serta sektor retail yang ambruk, utang makin menggunung dan lain-lain," sesalnya.

Aplagi utang pinjaman Indonesia kepada kedua lembaga keuangan dunia itu sama sekali tidak memberikan dampak berarti bagi ekonomi bangsa.

"Manfaat IMF dan WB buat kita jelas tidak ada. IMF dan WB jelas rentenir dunia as the big riba. Aneh juga di saat banyak negara sudah tinggalkan IMF dan WB kita justru menghamba," tandasnya.
http://www.rmolsumsel.com/read/2018/05/07/93330/Indonesia-Debitur-Sekaligus-Tuan-Rumah-Acara-IMF-

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.