Banner

Banner
Pemkab OKU

Tertibkan Terminal Bayangan, Dishub OKU Bentuk Tim

baturajaradio.com -Setelah sekian lama, akhirnya rencana Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) untuk melakukan penertiban terminal bayangan bakal dilaksanakan dalam waktu dekat, hal ini dikatakan kepala Dishub OKU Aminilson, saat dibincangi portal ini, Rabu (25/4).

Dikatakan Aminilson, Pemkab OKU telah melakukan rapat dan mebentuk tim terpadu yang bakal melakukan penertiban terminal bayangan. Dari hasil rapat analisa evaluasi rekayasa jalan yang sudah dilakukan pihak Pemkab OKU, ada beberapa lokasi titik yang akan ditertibkan.

“Tim terpadu dibentuk untuk salah satunya menertibkan kawasan dan transportasi di OKU,” sebutnya.

Penertiban ini dilakukan untuk mengatasi titik kemacetan yang ada di sekitar Kota Baturaja. Untuk penertiban, akan dibuat payung hukum berupa SK bupati sebagai dasar anggota di lapangan untuk melakukan penegakan hukum.

Lokasi atau tempat kendaraan parkir liar, kata dia, seperti di titik simpang Tanjung Agung, simpang 4 sukajadi, dan seputaran Pasar Baru. seperti pembahasan masalah parkir liar, dan travel travel di dalam kota Baturaja.

Karena dari hasil pantau salah satu aktivitas dan volume kendaraan yang memarkirkan kendaraan menjadi salah satu penyebab kemacetan. Karena itu akan diambil penertiban terminal bayangan.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres OKU AKP Chandra Kirana menyampaikan ada beberapa poin hasil rapat, seperti pembentukan tim terpadu di laksanakan kepolisian seperti Polantas, Dishub, Pol PP dan melibatkan Sub Denpom TNI.

Sebagai antisipasi dengan memaksimalkan dan memanfaatkan terminal tipe A dan terminal tipe C agar bisa memfasilitasi kendaraan umum.

Seperti terminal tipe A ( AKDP dan AKAP). Sedangkan untuk terminal tipe C (Angdes dan Angkot). Juga melengkapi rambu-rambu lalu lintas di kawasan Baturaja.

Lalu juga kordinasi dengan dinas PU untuk fasilitas jalan. Menempatkan personil lalu lintas Dishub pada waktu jam jam tertentu. Juga menyampaikan kepada pihak terkait untuk terminal tipe A dan tipe c untuk melengkapi fasilitas umum yang ada di terminal.

Pembahasan evaluasi rekayasa jalan di kota baturaja masih dilaksanakan seperti biasa. Serta ada pembukaan jalur sebagian di depan rumah sakit Ibnu Sutowo untuk pengurai kemacetan di Ramayana.

Terkait angkutan batubara, kementrian perhubungan jakarta masih meminta data perusahaan pengakutan di kabupaten sumsel dan akan diundang oleh kementrian di palembang terkait jam jalan dan parkir di pull yang sudah di siapkan sehingga tidak mengganggu masyarakat pengguna jalan lainnya.

Saran dan tambahan dari pihak kepolisian nanti akan bekerjasama dengan tim terpadu yang berkaitan dengan laka lantas. Seperti membuat proposal kepada pihak rumah sakit untuk meminta ruangan pelayanan terpadu respon dan monitoring cepat penanganan kecelakaan di kabupaten oku yang sifatnya untuk pelayanan prima pada kecelakaan. (http://www.detiksumsel.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.