Banner

Banner
Pemkab OKU

Panwaslu OKU Masih Temukan Warga yang Tak Masuk DPS




Baturajaradio.com- Untuk mensukseskan Pilkada aman damai, Pihak Panwaslu Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) teliti dengan cermat dalam proses perekapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gunernur Sumsel 2018.
Ketua Panwaslu OKU, Anggi Yumarta menjelaskan, selama proses rekapitulasi DPS yang dilakukan oleh Pihak KPU mereka menemukan laporan dari masyarakat dan ada juga temuan warga yang tidak masuk dalam DPS.
"Selain itu kita juga menemukan TNI, Polri dan warga yang belum cukup umur masuk dalam daftar DPS. Semestinya sesuai aturan itu tidak boleh," kata Anggi saat dikonfirmasi via seluler, Rabu ( 18/4).
Menyikapi hal itu kata Anggi pihaknya sudah melakukan rekomendasi. Misalnya dari Panitia Pengawas Lapangan (PPL) kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS). Selanjutnya dari Panwaslu Kecamatan (Panwascam) ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).
"Inti rekomendasi kemarin untuk dilakukan perbaikan DPS. Hal terkait DPS ini sudah di rekomendasikan. Jumlahnya cukup banyak. Untuk angka pasti saya tidak hapal. Tetapi datanya sudah kita rekap. Termasuk laporan masyarakat terkait DPS ini juga sudah kita rekap, " jelasnya.
Anggi menjelaskan, setelah PPL memberikan rekomendasi ke PPS dan Panwascam memberikan rekomendasi ke PPK. "Rekomendasi itu untuk isinya meminta agar dilakukan perbaikan data DPS," katanya.
Anggota Panwaslu OKU, Devisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Yeyen Andrizal menambahkan, setelah memberikan rekomendasi tersebut sudah dilakukan perbaikan. Maka itu keluarlah Daftar Pemilih Sementara Hasil Perubahan (DPSHP).
"Rata-rata di 13 kecamatan ada kita temukan TNI, Polri dan beberapa yang belum memenuhi syarat masuk dalam DPS. Sekarang ini sudah diperbaiki," katanya.
Yeyen menjelaskan, hasil pengawasan DPSHP di Kecamatan sudah dilakukan pleno di tingkat PPK. Tinggal tahapan selanjutnya pleno ditingkap KPU. "Kita akan mengawal hal ini. Sebelum KPU OKU melakulan pleno kita Panwaslu dan KPU OKU akan melakulan rapat koordinasi pencocokan data DPSHP,"katanya. (http://www.detiksumsel.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.