Banner

Banner
Pemkab OKU

Begini Jadinya Saat BPS OKU dan Dinas Pertanian Ngubin Bareng

Baturajaradio.comBPS OKU dan Dinas Pertanian Ngubin Bersama di sawah petani Desa Singapura Kecamatan Semidangaji Kabupaten Ogan Komering Ulu, Kamis (1/3/2018).

Kegiatan ngubin ini langsung dipimpin oleh  pucuk pimpinan dua institusi  masing-masing , untuk Tim BPS Kabupaten OKU yang dipimpin Kepala BPS Kabupaten OKU,  Ir  Budiriyanto  MAP dan Tim Dinas Pertanian OKU dipimpin Kepala Dinas Pertanian, Joni Saihu  SP MSi. Ikut serta  Babinsa Rusman ,  PPL dan Kepala Desa Singapura Kecamatan Semidang Aji  Herkules SE.
Ubinan bersama di dilakukan lahan sawah  miliki Ramelan dan Marzuki untuk dijadikan  sampel ubinan. Dikesempatan itu Kadin Pertanian dan Kepala BPS menjelaskan, salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) adalah pelaporan statistik pertanian.
Statistik pertanian dikumpulkan melalui kegiatan sensus pertanian (dilakukan setiap tahun yang berakhiran angka 3) dan survei pertanian.
Dan salah satu survei pertanian yang dilakakukan oleh BPS adalah Survei Ubinan. Survei Ubinan adalah pengumpulan data produktivitas tanaman pangan (padi dan palawija) dilakukan secara sampel dengan pendekatan rumah tangga.
Tanaman padi meliputi padi sawah dan padi ladang, sedangkan tanaman palawija meliputi jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, ubi kayu, dan ubi jalar.
Metode pengumpulan data produktivitas tanaman pangan menerapkan metode pengukuram langsung pada plot ubinan terpilih dan metode wawancara dengan petani sampel untuk karakteristik seperti penggunaan pupuk, benih, pengairan, pestisida, cara penanaman dan sebagainya.
Pengumpulan data produktivitas harus dilakukan secara benar karena data yang dihasilkan dijadikan sebagai evaluasi pembangunan terutama subsektor tanaman pangan.
Survei Ubinan bertujuan untuk mengukur produktivitas tanaman pangan suatu wilayah tertentu.
Produktivitas yang dimaksud adalah produktivitas per hektar (10.000 m2).
Apabila produktivitas tanaman pangan per hektar sudah diketahui, maka akan mudah mengetahui produksi tanaman pangan suatu wilayah.
 Produksi tanaman pangan didapat dengan mengalikan produktivitas dengan luas panen.
Produksi tanaman pangan apabila dianalisis lebih jauh, dapat digunakan untuk menghitung stok pangan suatu wilayah, seperti hal yang hangat dibicarakan saat ini adalah stok beras. (http://palembang.tribunnews.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.