Banner

Banner
Pemkab OKU

Kuryana Kecewa Dengan Masyarakat yang Kurang Sadar

Baturajaradio.comBupati Ogan Komering Ulu (OKU) Drs Kuryana Aziz mengaku sangat kecewa dengan kurangnya kesadaran dan kepedulian masyarakat OKU dalam menjaga lingkungan agar tetap asri dan bersih, hal ini diungkapkannya dihadapan para pemuda dan pelajar dalam acara seminar, belum lama ini.
Diungkapkan Kuryana, beberapa waktu yang lalu ia membaca berita disalah satu media tentang robohnya sebuah pohon pelindung di samping kantor DPRD OKU, karena dibawah pohon tersebut kerap dijadikan tempat membakar sampah oleh oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab.
"Terus terang saya sangat kecewa, disaat Pemkab OKU menggalakan program kebersihan dan penghijauan, ini malah pohon bawahnya dibakar dan roboh, miris sekali saya melihat kurangnya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, saya sangat kecewa..!!!" cetusnya.
Padahal menurut Kuryana, sudah ada contoh bagi masyarakat yang dengan sengaja menebang atau menyebabkan pohon atau tanaman yang ditanam oleh pemerintah rusak dan mati di tindak dengan pidana ringan, namun hal ini tidak membuat masyarakat jera bahkan terkesan malah semakin jadi.
"Kepada semua masyarakat mari sama-sama kita peduli lingkungan, jika ada yang merusak tolong ditegur, tolonh bantulah saya, bantulah OKU ini agar menjadi kabupaten yang asri, sejuk, rindang dan bersih. kalau tidak bisa berbuat minimal jangan merusak".pintanya.
Menurut Kuryana, hal ini dilakukannya bukan semata-mata untuk mendapatkan penghargaan Adipura, melainkan untuk membuat OKU yang lebih rindang, sejuk dan indah dengan banyaknya pohon yang ditanam.
"Pemkab OKU telah menanam sekitar 2000 pohon, tolong ini dirawat, insyallah dengan adanya pohon ini OKU bisa sejuk dan teduh disamping juga untuk penghijauan" katanya.
Namun diungkapkan kuryana pada kenyataannya pohon yang ditanam ini malah masih ada yang mati oleh oknum masyarakat yang menurutnya masyarakat ini menginginkan OKU ini tidak indah.
"Kalau dak tau nanam dan merawat, minimal dak merusak jadilah, ingat jika ketahuan ada yang merusak, menebang bahkan membakar pohon yang ditanam akan saya tipiringkan, sudah ada contohnya, jadi saya tidak pandang bulu mau dia pejabat, atau apa saya tipiringkan" tegasnya. (http://www.detiksumsel.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.