Banner

Banner
Pemkab OKU

Cegah Penyelundupan Narkoba, DPR Siap Tambah Anggaran Armada Keamanan Laut

Baturajaradio.comAnggota Komisi III DPR RI Muslim Ayub menyatakan, pengungkapan kasus upaya penyelundupan sabu berton-ton oleh para bandar melalui perairan di Kepulauan Riau (Kepri) sebagai bukti bahwa pengamanan jalur laut Indonesia masih lemah, sehingga perlu ditingkatkan lagi untuk mengantisipasi penyelundupan berikutnya.
DPR khususnya Komisi III, kata Ayub, mendukung penuh langkah-langkah aparat untuk menjaga ketat jalur laut yang kerap dimanfaatkan oleh bara bandar narkoba kelas internasional. Bahkan, ia siap menambah anggaran untuk pasukan dan armada pengamanan jalur laut tersebut.
"DPR siap tambah anggaran untuk armada keamanan laut, termasuk misalnya patroli laut kan butuh armada semua armadanya yang canggih yang bisa kita peruntukan untuk pengamanan termasuk kepolisian air sendiri," kata Muslim kepada Okezone, Senin (25/2/2018).
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu menjelaskan, para bandar narkoba sudah bergeser menyelundupkan barang haramnya menggunakan jalur laut karena barang yang dikirim berjumlah besar sesuai dengan permintaan Indonesia sehingga tidak memungkinkan untuk menggunakan jalur udara.
Dengan demikian, pemerintah melalui TNI dan Polri yang bertugas menjaga laut dan perbatasan harus mempertebal pengamanan, khususnya di jalur-jalur tikus yang menjadi pintu keluar masuk barang ilegal dan terbilang jarang sekali disentuh oleh aparat.
"Tidak cukup pengamanan yang sudah ada saat ini, harus kita perbanyak, kalau bisa kita harus menambah pasukan, misalnya polisi air yang selama ini sudah memadai kita tambah 10 lipat lagi pengamanan di laut pantai, termasuk TNI angkatan laut," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, pada 20 Februari lalu petugas kepolisian dan Bea dan Cukai berhasil menangkap kapal bermuatan sabu 1,6 ton. Sabu itu diselundupkan oleh empat orang warga negara asal Cina melalui perairan Anabas, Batam, Kepri.
Selang beberapa waktu kemudian, 23 Februari petugas gabungan kembali melakukan penangkapan satu unit kapal di perairan Selat Philips, Kepri, diduga kapal jenis pengangkut ikan itu membawa narkotika jenis sabu sebanyak 3 ton. Namun, hingga kini petugas masih melakukan pemeriksaan kapal tersebut. (news.okezone.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.