Banner

Banner
Pemkab OKU

Sumsel Raih IG Award Inovasi Kemitraan Pengelolaan Landscape

Baturajaradio.comMenteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menganugerahkan penghargaan Innovative Government (IG) Award 2017 kepada Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Penghargaan yang diberikan Mendagri untuk kategori Inovasi Kemitraan Pengelolaan Landscape/Restorasi Lahan Gambut.

Penghargaan IG Award yang diberikan Mendagri, Senin malam (19/12). Menurut Komandan Korem 044/ Garuda Dempo (Gapo) Kol Inf Kunto Arief Wibowo yang hadir pada malam penganugerahan tersebut, penghargaan IG Award ini sebagai bukti keberhasilan Sumatra Selatan merealisasikan berbagai program prioritas. Di antaranya adalah kemitraan pengelolaan landscape atau restorasi lahan gambut dalam rangka pencegahan dan penggulangan kebakaran hutan dan lahan.

"Kami tidak pernah berpikir akan mendapatkan penghargaan tersebut, selama ini hanya berusaha menjalankan tugas sebaiknya saja. Penghargaan IG Award ini akan menjadi pemicu bagi kami untuk terus melakukan yang terbaik dalam menjalankan tugas masing-masing," kata Kunto Arief Wibowo yang pernah menjabat Komandan Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) Sumsel.

Korem 044/ Gapo sejak 2016 lalu sukses dengan temuan inovatif bahan pemadam kebakaran hutan dan lahan yang diberi nama Bios 44. Kini Bios 44 dikembangkan sebagai bahan yang mampu mengubah lahan gambut menjadi produktif dan meningkatkan produksi pada lahan pertanian sawah serta mampu meningkatkan produksi ikan air tawar pada kolam ikan.

Menurut Danrem Kunto Arief Wibowo, meraih prestasi IG Award 2017 bukanlah hal mudah karena untuk mensosialiasikan Bios 44 butuh perjuangan dan bisa sukses berkat kerjasama dan dukungan semua pihak. Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Sumsel Iriansyah, menyatakan bangga atas penghargaan yang diperoleh Pemerintah Provinsi Sumsel kategori Inovasi Kemitraan Pengelolaan Landscape/Restorasi Lahan Gambut.

"Ini kebanggaan kita semua dan sekaligus akan menjadi penyemangat untuk terus mempertahankannya serta meningkatkan kekompakan menjalan tugas ke depan untuk menghadapi ancaman karhutla dan restorasi lahan gambut," katanya.

Mendagri Tjahjo Kumolo pada malam penganugerahan mengatakan, penentuan peraih IG Awar 2017 bukan dilakukan Kementerian Dalam Negeri tapi melibatkan para pakar dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan beberapa universitas terkemuka di Indonesia seperti IPDN dan Universitas Indonesia. (nasional.republika.co.id)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.