Banner

Banner
Pemkab OKU

Begitu Cantik Nan Indah. Tapi Wisatawan Mengaku Malas ke Danau Ranau Karena Hal Ini

BaturajaRadio.com - Danau Ranau adalah danau terbesar ke dua di Sumatera. Danau ini terletak di perbatasan Kabupaten Lampung Barat ProvinsiLampung dan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Provinsi Sumatera Selatan.
Danau Ranau
Danau ini tercipta dari gempa besar dan letusan vulkanik dari gunung berapi yang membuat cekungan besar. Terletak pada posisi koordinat  4°51′45″LS,103°55′50″BT
Secara geografis topografi danau Ranau adalah perbukitan yang berlembah hal ini praktis menjadikan danau Ranau memiliki cuaca yang sejuk.
Danau terkenal sering para nelayan untuk mencari ikan seperti mujair, kepor, kepiat, dan harongan.
Tepat di tengah danau terdapat pulau yang bernama Pulau Marisa.
Di sana terdapat sumber air panas yang sering digunakan para penduduk setempat ataupun para wisatawan yang datang ke pulau tersebut, terdapat air terjun, dan penginapan.
Danau ini juga menjadi objek wisata andalan dari Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan.
Ada tiga tempat tujuan utama bagi para pengunjung Danau Ranau, yaitu Wisma PT Pusri ( Sumatera Selatan ), Pantai Sinangkalan ( Sumatera Selatan ) dan Wisata Lombok ( Lampung ).
Namun meski dikenal memiliki keindangan yang dapat memanjakan mata. 
Kurangnya fasilitas sarana pendukung menjadi salah satu penyebab Danau Ranau minim pengunjung.
Padahal keindahannya diakui oleh Wakil Gubernur Sumsel yang mengatakan"Danau Ranau Luar biasa", dikatakan oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H Ishak Mekki saat menghadiri Festival Danau Ranau ke-XXI beberapa hari yang lalu.
Keindahannya Danau dan Gunung seminung tidak menjadi daya tarik wisatawan dari daerah luar dan Mancanegara karena minimnya fasilitas pendukung yang menjadi salah satu faktor utama.
Namun sarana dan fasilitas penunjang dan perawatan wisata di Danau tersebut membuat wisatawan enggan berkunjung ke Danau terbesar kedua di Sumatera setelah Danau Toba.
Pantauan Sripoku.com, dilokasi wisata tersebut minim perawatan dan fasilitas umum.
tidak tersedianya fasilitas sarana penunjang yang cukup vital bagi para wisatawanpun menjadi penyebabnya seperti Mesin Atm, Penginapan hotel, dan akses jalan yang buruk.
"di sini belum tersedia mesin atm yang bisa digunakan untuk menarik uang sebagai kebutuhan,"keluh Eko dari Kota Palembang yang menghadiri acara FDR beberapa waktu lalu.
Eko datang kelokasi dengan jalur darat yang menurutnya cukup ekstrem, sebab terdapat jalan yang diluar standar.
Seperti jalan Banding Agung menuju Villa Pusri yang ada dipinggiran pantai Danau Ranau dengan Badan jalan yang sempit dan terdapat puluhan lubang.
Tidak hanya itu tidak dikembangkannya wisata seperti aliran air dari bebatuan perbukitan yang menjadi nilai jual tersendiri di sekitar lokasi.
seperti saluran air yang asa diperbukitan sekitar danau yang bisa menjadi objek wisata tambahan tidak dirawat sebagai mana mestinya yang telah tertutup pepohan dan membelukar.
"Memang sangat disayangkan sekali tidak dirawat, padahal ini bisa menjadi wisata tambahan di Danau Ranau ini,"cetus Yanto salah seorang warga Kelurahan Banding Agung. (palembang.tribunnews)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.