Header Ads

Urai Kepadatan di Merak, 5 Dermaga dan 23 Kapal Dioperasikan


Baturajaradio.com - Kepadatan kendaraan dan penumpang masih terjadi di Pelabuhan Merak, Banten, imbas penutupan pelabuhan akibat gelombang tinggi di Selat Sunda. Kini 5 dermaga dan 23 kapal kembali dioperasikan untuk mengurai kepadatan.


Kapal berukuran besar dikerahkan untuk mengangkut penumpang lebih banyak. Pengoperasian itu menyusul cuaca di lintas Merak-Bakauheni kembali normal hingga PT ASDP dan pihak otoritas pelabuhan memutuskan untuk membuka 5 dermaga dan mengoperasikan 23 kapal.

"Kapal yanga ada di sini 64, kita kondisikan dengan kondisi dermaga sehingga kapal yang beroperasi 23 kapal dengan berbagai kapal perusahaan pelayaran," kata General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Fahmi Alweni kepada wartawan, Jumat (1/12/2017).


Pengoperasian 5 dermaga dan 23 kapal itu menurut Fahmi tidak dipaksakan dan sesuai prosedur karena sudah mendapat izin dari Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP). Selain itu, kondisi cuaca saat ini sudah mulai normal dengan gelombang antara 1-1,5 meter sedangkan kecepatan angin berkisar 25 knot.

"Kalau kondisi dipaksakan, tidak. Karena kewenangan ada di KSOP sebagai pemberi otoritas kewenangan dalam memberikan kondisi cuaca sehingga apabila kita paksakan maka surat izin berlayar kita tidak akan diberikan," ujarnya.


Atas kepadatan yang terjadi di pelabuhan, lanjut Fahmi, pihaknya meminta maaf kepada para pengguna jasa pelabuhan. Hal tersebut tidak lepas dari faktor cuaca ekstrem yang kemarin sempat melanda Selat Sunda hingga berimbas pada penghentian pelayanan di Pelabuhan Merak.



"Kami memohon maaf karena kondisi cuaca seperti ini sehingga pelayanan tertunda," ucapnya. 

(https://news.detik.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.