Header Ads

Sumsel prediksi surplus beras 2,5 juta ton

Baturajaradio.comDinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Selatan memprediksi akan terjadi kelebihan atau surplus beras sebanyak 2,5 juta ton pada masa panen Januari-Februari 2018.

"Berdasarkan perkembangan kegiatan penanaman lahan persawahan pada November ini, tiga bulan ke depan diprediksi menghasilkan 4,7 juta ton beras dan provinsi ini akan mengalami surplus beras sekitar 2,5 juta ton," kata Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumsel, Erwin Noor, di Palembang, Rabu.

Menurut dia, pada musim tanam 2017, petani Sumsel hampir serentak melakukan kegiatan penanaman dan kondisi itu perlu diantisipasi sehingga tidak menimbulkan masalah pascapanen. 

Dalam menghadapi panen besar-besaran secara bersamaan, ia mengatakan perlu dilakukan upaya penyerapan hasil produksi untuk mencegah terjadi anjloknya harga beras di pasaran.

Dia menjelaskan penyerapan hasil panen perlu dilakukan secara maksimal sehingga bisa memotivasi petani di provinsi yang memiliki 17 kabupaten dan kota itu untuk terus meningkatkan produksi.

"Jangan sampai petani yang telah bersemangat menanam padi dan menjadikan Sumsel surplus beras dalam beberapa tahun ini dikecewakan dengan anjloknya harga pascapanen," ujarnya. 

Untuk melakukan penyerapan beras yang dihasilkan petani secara maksimal, Erwin mengatakan telah berkoordinasi dengan Bulog untuk menyiapkan pembelian sesuai dengan prediksi masa panen Januari-Februari 2018. (sumsel.antaranews.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.