Header Ads

Kemenhub Optimis LRT Sumsel Siap Beroperasi Saat Asian Games 2018

Baturajaradio.comPembangunan LRT Sumatera Selatan (Sumsel) telah mengalami tahapan baru. Jembatan LRT Sumsel yang menghubungkan sisi seberang ulu dengan sisi seberang ilir sepanjang ± 445 m telah tersambung. Nantinya, letak jembatan LRT Sumsel yang berdampingan dengan Jembatan Ampera bisa membuat penumpang dimanjakan dengan pemandangan indah Sungai Musi.

Kini Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian sedang giat menyelesaikan pembangunan LRT Sumsel yang progresnya per November 2017 sudah mencapai 72 persen. Selain Jembatan LRT yang sudah terbangun, LRT Sumsel yang pembangunannya dibagi menjadi 5 zona ini juga sudah mulai memasang rel kereta api.

Walaupun progres panjang rel kereta api terpasang di masing-masing zona tidak sama karena masing-masing zona mempunyai tingkat kesulitan tersendiri dalam pembangunannya. Pekerjaan pembangunan LRT Sumsel ini telah dimulai sejak lalu yang dibiayai dengan APBN meliputi pekerjaan konstruksi dan pekerjaan supervisi.

Sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional, Kemenhub sangat peduli untuk menyelesaikan pembangunan LRT Sumsel. Secara berkala, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan inspeksi guna memantau kemajuan pembangunan LRT Sumsel. Hal yang juga didukung penuh oleh jajarannya, khususnya Direktorat Jenderal Perkeretaapian di bawah komando Direktur Jenderal Perkeretaapian, Zulfikri.

LRT Sumsel sepanjang ± 23,4 kilometer menggunakan lebar jalur rel 1067 milimeter dan third rail electricity 750 VDC. LRT Sumsel diperlengkapi dengan 13 stasiun (Stasiun Bandara, Asrama Haji, Telkom, RSUD, POLDA, Demang Lebar Daun, Palembang Icon, Dishub Kominfo, Pasar Cinde, Jembatan Ampera, POLRESTA, Stadion Jakabaring, dan Ogan Permata Indah), 1 depo (kapasitas 14 train set @ 3 kereta), serta 9 gardu listrik.

Adapun teknologi pemasangan rel kereta api yang digunakan adalah teknologi slab track. Alasannya karena perawatan yang lebih efisien ketika LRT Sumsel sudah beroperasi.

Dengan terbangunnya prasarana LRT Sumsel yang ditargetkan rampung pada Juni 2018, Pemerintah berharap LRT Sumsel dapat segera dioperasikan untuk mendukung pelaksanaan Internasional Asian Games Tahun 2018 yang akan dilaksanakan di Palembang.

Selain itu, LRT Sumsel akan menjadi alternatif utama transportasi dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II atau sebaliknya. Sebab dengan menggunakan LRT ini, waktu tempuh terjamin, terhindar dari kemacetan jalan raya, dan biaya yang relatif terjangkau. Mengingat tiket LRT tersebut mendapat subsidi dari Pemerintah melalui mekanisme keperintisan. (detik.com)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.