Header Ads

Ditemukan Bayi Perempuan Dalam Tas di Jalan Poros Desa Lorok Indralaya Utara


Baturaja Radio -  Warga Desa Lorok Kecamatan Inderalaya Utara Kabupaten Ogan Ilir (OI), mendadak heboh ditemukannya bayi berjenis kelamin perempuan.
Saat ditemukan, bayi yang diduga hasil dari hubungan gelap itu, berada didalam tas di pinggir jalan poros Desa Lorok.

Mirisnya, mulut bayi masih tertutup lakban dan terikat tali pusar.
Orang pertama yang menemukan bayi tersebut yakni Yanti (40), warga Dusun 2 Desa Lorok Kecamatan Inderalaya Utara.
Pagi itu, Selasa (28/11) pukul 07.00, ia hendak pergi ke kebun melalui jalan poros Desa Lorok. Belum berapa lama berjalan kaki, tiba-tiba ada pria memanggilnya, bahwa ada tas yang mencurigakan berada di pinggir jalan .
“Aku sempat dipanggil oleh Bapak itu ,’’ ujar Yanti. Lalu oleh Yanti, tas tersebut dibuka, ternyata isinya bayi mungil yang masih hidup.
Yanti lalu buru-buru membawa bayi tersebut ke Puskesmas Payakabung yang langsung disambut oleh seorang Bidan bernama Yesi.

Oleh Bidan setempat, bayi itu pun langsung dikeluarkan dari dalam tas, ternyata masih ada tali pusatnya, namun sudah terputus , bayi tersebut hanya diselimuti jilbab.
“Setelah saya lakukan pemeriksaan, kondisi bayi dalam keadaan sehat,’’ kata Yesi.
Takut terjadi apa-apa, Yesi dan Yanti akhirnya membawa bayi tersebut ke Polres OI, petugas Polres melakukan pemeriksaan terhadap kondisi bayi ke unit kesehatan, sementara Yesi dan Yanti dimintai keterangan.
Senada dikatakan salah satu saksi mata bernama Koryati (40) mengatakan, saat ditemukan bayi tersebut berada didalam tas yang tergeletak di dalam saluran air.
"Ya, saat di temukan tas itu ada di dalam selokan air atau got. Ketika di buka ternyata isinya bayi, selain itu saat ditemukan di leher bayi terikat oleh selendang," jelasnya, Selasa (28/11).
Bidan Desa Lorok, Desi mengatakan, bayi perempuan itu diperkirakan baru berumur kurang dari satu hari dengan berat 2,4 Kilogram dan panjang 54 cm.
"Bayi dalam keadaan sehat, dan diperkirakan baru berumur setengah hari," singkatnya.
Sementara itu Waka Polres OI Kompol Janton Silaban, membenarkan adanya penemuan bayi mungil tersebut.
Diduga bayi di dalam tas ransel berwarna merah tersebut merupakan hasil hubungan gelap dan memang sengaja dibuang oleh orang tuanya.
"Diduga memang sengaja di buang untuk menutupi aib, namun tetap akan kita selidiki lebih lanjut. Siapa orang tua dari bayi ini," ujar Wakapolres OI Kompol Janton Silaban.(tribunnews.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.