Header Ads

Bupati OKU: Tidak Boleh Tangkap Ikan Dengan Setrum dan Racun

Baturajaradio.com Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Drs Kuryana Aziz menghimbau secara tegas kepada masyarajat kabupateb OKU untuk tidak melakukan penangkapan Ikan disungai ogan dengan cara yang dapat merusak ekosistem sungai, seperti Menangkap ikan dengan cara meracun dan menggunakan alat setrum yang dapat merusak sumber daya alam terutama polupasi ikan.
Hal ini ditegaskan Kuryana pada kegiatan Peringatan Hari Ikan Nasional Ke 4 tahun 2017 di gedung SKB Baturaja, Selasa (21/11).
Kuryana mengatakan, bahwa saat ini Ikan disungai ogan sudah semakin berkurang, untuk itu Kuryana sangat mengapresiasi tindakan yang dilakukan oleh dinas perikanan bersama para donatur yang telah melakukan restocking penyebaran bibit ikan.
"Tolong yang tinggal di sepanjang aliras DAS jaga dan lestarikan sungai ogan ini yang merupakan sumber kehidupan" katanya.
Penangkapan Ikan dengan cara tersebut dapat dikenakan sanksi sesuai undang-undang yakni kurungan selama 5 tahun dan Denda 2 milyar.
"Maka jangan coba-coba mengangkap ikan denhan setrum dan meracun, tolong buk kapolrea jika ada yang melakukan hal itu tangkap dan proses" tegasnya.
Pada peringatan Harkanas ini juga disebar 45 ribu bibit ikan, Kuryana Berharap kegiatan penyebaran benih ikan ini tidak hanya dilakukan saat peringatan Harkanas saja, namun dilakukan secara berkelanjutan.
"Kalau bisa jangan hanya hari ini saja tapi berkelanjutan, kita sebagai pemerintah jangan berpikir nanti masyarakat saja yang enak, karena begitulah kita yang menanam dan masyarakat yang memanen karena tujuan kuta untuk mensejahtetakan masyarakat" ujarnya.
Menurutnya Mengkonsumsi ikan sangat lah baik dan menyehatkan, di OKU sendiri potensi perikanan masih cukup besar untuk dimanfaatkan namun pemanfaatnya kata kuryana juga harus memperhatikan Kelestarian alam.
"Konsumsi ikan itu baik, sehat dan sedang digalakkan oleh pemerintah pusat, nah kalau kata mentri perikanan Ibu Susi kalau tidak mau makan ikan tenggelamkan" seloroh kuryana seraya mejelaskan manfaat makan ikan.
Sementara itu hal yang sama juga di ucapkan oleh Kepala Dinas Perikanan Tri Aprianingsing, peringatan Harkanas bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat betapa pentingnya mengkonsumsi Ikan, karena gizi berkualitas tinggi,Omega3, anti oksidn dan bisa dikonsumsi oleh semua tingkatan usia.
Selain itu juga dilakukan sebagai pengingat bahwa Kabupaten OKU memiliki potensi perikanan yang harus dimanfaatkan optimal dan tetap menjaga kelestarian alam. Restocking merupakan upaya penambahan stock ikan di perairan umum daratan (sungai) 
Diketahui gelaran acara harkanas ini juga dilakukan pemyerahan bantuan kolam system Bioflok dan benih ikan lele, sebanyak 8 unit dan benih lele 32.000 ekor beserta pakannya untuk 6 kelompok pembudidaya ikan di OKU.
Penyerahan bantuan benih ikan nila untuk 5 kelompok PKK kecamatan, masing-masing 2.500 ekor. Penyerahan bantuan alat peraga untuk sosialisasi Pelarangan Penangkapan Ikan dengan menggunakan setrum, tuba dan putas kepada 2 kelompok Masyarakat Pengawas Perairan Umum Daratan (Pokmaswas Pud) Lubukbatang dan Baturaja Barat.
Selanjutnya penyerahan bantuan induk ikan gurami satu paket terdiri 10 ekor indukan betina dan 5 ekor indukan jantan, untuk kelompok pembudidaya ikan Kesambirata Kecamatan Pengandonan. Lalu Pameran Ikan Hias yang tegabung dalam Asosiasi ikan Hias ‘Baratica” (Baturaja Aquatica) binaan Dinas Perikanan OKU. Dibuka Bazar makanan produk olahan berbahan dasar ikan oleh Unit Pengolahan Ikan (UPI) yang ada di OKU. (detiksumsel.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.