Header Ads

Warga di Desa Ini Belum Sepenuhnya Miliki Toilet Sendiri, Akibatnya Masih Ada yang BAB Sembarangan

Baturajaradio.com  Buang Air Besar (BAB) pada tempatnya di perdesaan yang ada di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dinilai masih rendah.
Pasalnya dari 157 desa di daerah berjuluk bumi sebimbing sekundang ini belum 100 persenya memiliki jamban keluarga.
Hal ini ditegaskan Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Dinas Kesehatan (Dinkes), Ogan Komering Ulu (OKU), Deddy kepada wartawan, Selasa (24/10).
Untuk menyikapi hal itu, pemerintah OKU melalui PKK OKU, melalui Pokja 4 memiliki program Stop Mising Sembarangan (SMS) 2018.
Untuk menuju Sumsel SMS tahun 2018, sebagai upaya dilakukan secara stimulan.
Mulai dari upaya bantuan untuj jamban keluarga. Misalnya bantuan memberi kloset.
"Program ini dilakukan secara kerja lintas sektor. Dinataranya melibatkan PKK dan Camag, TNI. Harapan kita ke depan tidak ada lagi masyarakat yang buang air besar sembarangan," katanya
Deddy menceritakan, dari 157 desa yang ada di OKU belum 100 persen melakukan buang air besar pada tempatnya.
Belum 100 persen bukan berarti dalam satu desa, masyarakat tidak membuang air pada tempatnya.
Melainkan dalam satu desa masih ada yang belum membuang air besar pada tempatnya.
"Sampai saat ini hampir ada 15 desa yang sudah 100 persen. Dari 15 desa itu sebagian sudah 100 persen tidak buang air sembarangan," ucapnya. (sumsel.tribunnews.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.