Header Ads

Target Cetak 13 Ribu Kartu Identitas Anak Kini Sudah Tercetak 4,5 Ribu Keping

Baturajaradio.com - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Ogan Komerng Ulu (OKU) melakukan pencetakan Kartu Indentitas Anak (KIA).
Dari data sekolah yang sudah dikumpulkan, ditargetkan pada tahun 2017 ini pihaknya dapat mencetak sekitar 13.000 KIA.
"Itu jumlah anak sekolah mulai dari PAU/TK, SD dan SMP di kecamatan Baturaja Timur dan Barat, saat ini kita sudah mencetak sekitar 4500 keping KIA," kata Kadisdukcapil OKU A Jahari dikonfirmasi wartawan, Senin (23/10)
Jahari menargetkan KIA ini sudah selesai dicetak sebelum akhir tahun bahkan jika data sudah terkumpul semua direncanakan pada peringatan hari Guru Nasional KIA ini sudah dapat dibagikan.
"Untuk dapat mengejar target ini kami sengaja lembur, karena pada siang hari kerjaan kita terbagi, jadi kita lembur mulai dari jam 8 malam hingga jam 12 malam yang difokuskan pada pencetakan KIA" ungkapnya.
Ditambahkan Jauhari, untuk stock blanko KIA Disdukcapil OKU mendapat jatah sebanyak 38.000 Keping Kartu, jumlah ini diperkirakan cukup hingga tahun depan.
"Tahun depan masih cukup, karena jumlah anak yang akan dibuatkan kalau untuk sekolah-sekolah tinggal sedikit lagi. Tinggal anak-anaknya belum sekolah. Kita hitung saja, yang akan dicetak tahun ini 13.000 kartu jadi masih ada sisa sekitar 25.000 kartu," katanya
Untuk mensukseskan program pemerintah pusat itu, DisdukcapilOKU terus melakukan pelayanan jemput bola ke sekolah-sekolah untuk mengambil data anak-anak agar bisa mencetak Kartu KIA.
Pihaknya sengaja membentuk tim khusus untuk menyukseskan program ini, tim khusus ini setiap hari mendatangi SekolahPAUD/TK, SD dan SMP di OKU.
"Sebelumnya kita telah mensosialisasikan pembuatan KIA di sekolah-sekolah, kemudian kita juga meminta bantuan sekolah-sekolah melalui UPTD untuk mengumpulkan data anak-anak, untul dibuatkan KIA," katanya.
Pada tahun 2017 ini lanjut Jahari, Pembuatan KIA baru difokuskan pada anak sekolah yang terdapat di dua kecamatan yakni Kecamatan Baturaja Timur dan Kecamatan Baturaja Barat, "saat ini baru kecamatan barat dan timur, tahun 2018 nanti baru kita merambah ke kecamatan lainnya serta anak-anak yang belum sekolah atau balita (bayi dibawah lima tahun red),"katanya. (tribunnews.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.