Header Ads

Para Pelaku Usaha Inilah yang selalu ada saat Wisuda

Baturajaradio.com - Saat wisuda mahasiswa tingkat sarjana ataupun diploma, tidak mengherankan jika suasana lokasi wisuda ramai riuh orang. Hal ini dikarenakan banyaknya keluarga yang berdatangan untuk menyaksikan prosesi pemindahan kuncir mahasiswa-mahasiswa yang merupakan anak adik atau pun keponakan mereka. Ramainya para undangan ini dan juga moment yang sangat penting ini dimanfaatkan oleh beberapa orang yang juga turut mencari rezeki saat wisuda berlangsung. Pedagang minuman, mainan bahkan pedagang bunga ucapan wisuda tidak pernah absen dari perhelatan yang digelar tiap tahun oleh masing-masing kampus ini.

Dan yang tak pernah tidak hadir saat wisuda adalah para fotografer profesional yang memanfaatkan moment ini untuk membuka stand fotografi khusus wisuda di lokasi wisuda berlangsung.

Hal ini mengingat banyaknya para wisudawan dan wisudawati yang ingin mengabadikan moment bahagia ini bersama keluarga. Seperti saat wisuda unbara (Universitas Baturaja) yang ke XIX beberapa hari yang lalu, sedikitnya ada 25 para fotografer yang membuka stand di lokasi wisuda. Agar menarik perhatian, para fotografer ini berlomba menghias stand mereka sehingga menarik perhatian para sarjana yang baru saja dikukuhkan. Salah satu fotografer yang ikut memasang stand foto adalah Redo Saputra yang merupakan pemilik stand Scorpio Fotografi sekaligus Potret Fotografi ini mengaku tidak pernah absen dari perhelatan yang cukup menjanjikan ini. Bagaimana tidak, Redo mengaku untuk sekali wisuda yang berkisar 500 orang ini, Redo bisa mendapatkan penghasilan lebih dari Rp 4 juta hanya dalam waktu setengah hari saja. 

Selain itu Sani, fotografer lainnya juga mengaku sengaja hadir dari Martapura untuk mengikuti wisuda ini. Sani menyebutkan rela datang saat fajar hanya untuk mempersiapkan segala sesuatunya agar dapat menjemput rezeki dari ramainya orang. 

“Alhamdulilah kala ada wisuda kita selalu ikut, karena cukup menambah penghasilan selain dari memotret pernikahan, karena biasanya wisuda dilakukan diluar hari sabtu minggu, jadi tidak mengganggu job kita”, katanya. 

Redo menambahkan, sengaja menghadirkan seluruh properti seperi kursi, bunga, meja dan aksesoris lainnya dari salon yang cukup ternama, hal ini agar stand yag dibuka diminati para mahasiswa. 

“saya dari Martapura, sengaja ikut memasang stand wisuda agar bisa mendapatkan rezeki, selain itu juga ini ajang promosi bagi usaha fotografi kita”, ujar pemilik usaha Shany Fotografi ini.

Sani menyebut biaya awal yang dikeluarkan lebih dari Rp 500.000,-, pengeluaran ini diperuntukkan untuk biaya sewa stand sebesar Rp 250.000,-  dan sisanya untuk sewa properti serta kelengkapan lainnya. 

“modalnya cukup besar, tapi saya yakin selalu berganti berkali lipat dari itu, karena banyak yang mau foto di stand” tambahnya.

Stand fotografer ini diminati mengingat jarak dari lokasi wisuda sangat dekat, selain itu studio foto di Baturaja yang ada dirasa cukup jauh dan juga dapat dipastikan akan mengantri hingga malam hari, sehingga stand fotografi ini adalah alternatif terbaik bagi para wisudawan yang ingin berfoto dengan harga terjangkau namun hasil yang sangat memuaskan. (Erwin/Uden)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.