Header Ads

Iriana Jokowi dan Para Istri Menteri Gelar Penyuluhan Narkoba

Baturajaradio.com  Ibu negara Iriana Jokowi beserta ibu wakil presiden Mufidah Jusuf Kalla menggelar penyuluhan bahaya narkoba, pornografi, serta kekerasan di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Penyuluhan ini merupakan program kerja dari ibu-ibu Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja.

Penyuluhan dilaksanakan pada Rabu (11/10), di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat. Acara ini dihadiri oleh ribuan pelajar mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

"Kegiatan ini merupakan sinergitas kerja sama program bela negara Kementerian Pertahanan RI dengan program sosialisasi anti-narkoba milik Kepolisian RI yang juga melibatkan lembaga-lembaga terkait lainnya. Adapun korelasi terletak pada kerangka besar program yang memuat permasalahan narkoba," kata Ketua bidang III sosial-budaya OASE Nora Tristyana Ryamizard Ryacudu dalam keterangan tertulis yang dikirim OASE, Rabu (11/10/2017) malam.

Kegiatan penyuluhan itu fokus pada bahaya laten narkoba di kalangan generasi muda Indonesia. Kegiatan ini telah dilaksanakan di berbagai provinsi Indonesia, dan merupakan bentuk sinergitas kerja sama antara program bela negara Kementerian Pertahanan RI dengan program sosialisasi antinarkoba milik Kepolisian RI dan lembaga terkait. 

"Kegiatan ini sendiri memiliki tujuan untuk mempromosikan budaya hidup sehat pada generasi muda," kata anggota Bidang III Sosial-Budaya Tri Suswati Tito Karnavian dalam keterangan tersebut.

OASE dibentuk pada 27 Oktober 2014 lalu, bertepatan dengan pelantikan Kabinet Kerja Joko Widodo periode 2014-2019. Tujuannya untuk mendukung program pemerintah sesuai kapasitas sebagai pendamping serta jaringan komunikasi kepada masyarakat.

Ada tiga program besar yang menjadi perhatian OASE, seperti program pendidikan, program kualitas keluarga, dan program sosial-budaya. Tiga program tersebut mempunyai fokus masing-masing, yaitu program sosial-budaya sendiri berfokus pada gerakan anti-pornografi, kekerasan dan perlindungan untuk anak. 

Iriana dan Mufidah berperan sebagai pembina dalam organisasi ini. Selanjutnya Erni Guntarti Tjahjo Kumolo menjadi Ketua Umum OASE Kabinet Kerja.

Sementara Siti Faridah Pratikno dan Endang Nugrahani Pramono Anung didapuk sebagai sekretaris, serta Ratnawati Setiadi Jonan sebagai bendahara. Sedangkan ketua masing-masing program juga diduduki oleh para pendamping menteri Kabinet Kerja yaitu Ratna Megawangi Sofyan Djalil sebagai ketua bidang pendidikan karakter, Erni Guntarti Tjahjo Kumolo sebagai ketua bidang kualitas keluarga, serta Nora Tristyana Ryamizard Ryacudu sebagai ketua bidang sosial budaya.  (news.detik.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.