Header Ads

Ketua MPR: Masalah Kesenjangan Tak Bisa Dipandang Remeh

Baturaja Radio - Ketua MPR Zulkifli Hasan bicara soal kesenjangan yang makin luas di masyarakat. Menurut Zulkifli, kesenjangan masih menjadi momok mengkhawatirkan bangsa Indonesia.

"Masalah kesenjangan tidak bisa dipandang remeh. Jika kesenjangan bisa diminimalisir, maka perlahan semua dampak negatif kemiskinam tersebut akan hilang dengan sendirinya," ujar Zulkifli dalam keterangan tertulis, Senin (31/7/2017).

Zulkifli mengatakan hal itu saat menghadiri halalbihalal masyarakat Sumatera Bagian Selatan yang tergabung dalam Badan Koordinasi Masyarakat Sumbagsel (BKMS). Halalbihalal digelar di gedung Nusantara V, kompleks Gedung Parlemen Senayan Jakarta, Minggu (30/7/2017).

Dalam kesempatan itu, Zulkifli mengatakan bahwa silaturahmi ini adalah pertemuan untuk lebih mengenal masyarakat Sumatera bagian selatan sekaligus mengobati kerinduan pada kampung halaman.

"Dalam silaturahmi ini yang belum kenal akan saling kenal, yang sudah kenal akan semakin akrab. Jika sudah kenal dan akrab bisa saling membantu dan mendukung satu sama lain," katanya.

Diungkapkan Zulkifli, dalam tataran elit, silaturahmi ini mempertemukan sekaligus para Gubernur, Bupati dan Walikota se Sumbagsel.

"Sinergitas antar pimpinan daerah tersebut pada akhirnya akan memikirkan pembangunan dan kesejahteraan rakyat daerah secara keseluruhan. Setidaknya kita harapkan Sumatera akan semakin mengejar ketertinggalan dengan daerah lain terutama pulau Jawa," ujarnya.

Zulkifli menegaskan juga bahwa tantangan bangsa saat ini secara keseluruhan adalah mulai susutnya pemahaman anak bangsa akan nilai-nilai luhur bangsa terutama Pancasila.

Nilai-nilai luhur tergerus oleh nilai-nilai materi atau uang. Saat ini siapa yang terhormat dan mulia adalah yang memiliki finansial yang kuat.

"Untuk itulah, marilah semua kembali kepada nilai-nilai luhur bangsa. Pimpinan daerah harus memulai yang kemudian akan menular kepada masyarakat," imbuhnya.

Hadir mendampingi Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua BKMS Jimly Asshiddiqie, tokoh nasional Aburizal Bakrie, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli, Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman dan Sekretaris Daerah Lampung Sutono. (news.detik.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.